Menpar Ingin SDM Pariwisata Unggul dengan Pusat Riset di Bali

Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Menpar Ingin SDM Pariwisata Unggul dengan Pusat Riset di Bali

- detikTravel
Sabtu, 08 Nov 2014 15:30 WIB
Menpar Ingin SDM Pariwisata Unggul dengan Pusat Riset di Bali
Peresmian di Bali (Ardhiangga/detikTravel)
Denpasar - Sebuah pusat riset dan pendalaman industri pariwisata dirasakan perlu ada di Indonesia. Menpar Arief Yahya meresmikan MarkPlus Center for Tourism and Hospitality untuk menambah daya saing pariwisata.

MarkPlus Center for Tourism and Hospitality merupakan sebuah pusat pengembangan bisnis khusus untuk industri pariwisata dan perhotelan di Jl Sunset Road 99, Kuta, Bali. MarkPlus akan berfokus pada peningkatan kapabilitas SDM, pendalaman industri melalui penelitian yang komprehensif serta konsultasi permasalahan bisnis.

"2015 nanti kita akan menghadapi ekonomi ASEAN untuk itu. Pariwisata adalah salah satunya," ujarnya dalam pembukaan acara tersebut di Berry Biz Hotel, Sabtu (8/11/2014).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Indonesia merupakan negara kepulauan. Bali, merupakan gerbang pariwisata di Indonesia. Dengan demikian, maka perkembangan pariwisata mesti menjadi perhatian. Nah, hal itu juga selaras sekali dengan didirikannya Markplus.

"Kita menargetkan 20 juta turis datang ke Indonesia pada 2019. Dan Bali adalah gerbangnya," ungkapnya.

Dia menyebut, rata-rata pengunjung ke Indonesia, melihat pertama kali atau masuk ke Indonesia dalam tiga kategori. Pertama, pastilah membidik seni dan budaya. Kedua, alam dari Indonesia. Ketiga, barulah akan berbicara mengenai harga yang harus dibayar.

"Bali sudah diketahui, bahwa budayanya masih terjaga. Saya juga ke Ubud kemarin dan melihat Gong Kebyar dan seni lainnya," katanya.

"Saya juga melihat Museum Puri lukisan. Semua masih terjaga. Dan inilah yang dibidik wisatawan dari Indonesia," tukasnya.

(fay/fay)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads