"Kita bisa mengendorse tidak hanya PNS. Harusnya dibantu oleh kementerian lain dengan industri-industri di bawahnya membantu mempromosikan untuk mengadakan event di Indonesia," kata Menpar Arief Yahya usai rapat 'Sayembara Desain Arsitektur Nusantara II' di kantor PT Propan Raya, Jl Gatot Subroto Km 8, Tangerang, Selasa (11/11/2014).
Arief mengambil contoh, Kemenkominfo punya banyak mitra kerja pihak swasta. Mereka bisa mengendorse mitra kerja itu untuk menggelar event MICE di hotel-hotel di Indonesia. Kemenpar pun menurut Arief punya banyak mitra kerja yang bisa diajak untuk membuat kegiatan di hotel-hotel.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Arief juga mengingatkan pihak hotel agar tidak mati gaya karena kehilangan pelaku kegiatan dari pemerintahan. Pelaku kegiatan MICE di hotel bisa dari kalangan bisnis atau pemerintahan. Arief mengingatkan kalau pegawai pemerintahan tidak boleh berkegiatan di hotel, masih ada pegawai pemerintahan dari luar negeri.
"Semoga akan tergantikan dengan government luar, misalnya dari Tiongkok melakukan incentive di Indonesia," tutur Arief.
Sebelumnya PHRI melalui ketuanya Yanti Sukamdani meminta pemerintah meninjau ulang larangan PNS berkegiatan di hotel. Karena kegiatan PNS adalah salah satu pemasukan besar untuk hotel.
Sebenarnya, pemerintah menyetop kegiatan PNS di hotel demi menghemat pengeluaran negara. PNS diminta memanfaatkan fasilitas yang ada ke kantor atau dinas masing-masing, kecuali kapasitasnya tidak memadai.
Pihak hotel pun sebetulnya tidak perlu terlalu khawatir. Tanpa acara PNS pun, event MICE masih banyak diminta dari dibutuhkan swasta berupa perusahaan-perusahaan atau dari individu semisal acara pernikahan.
(fay/fay)












































Komentar Terbanyak
Jokowi Klaim Tak Tahu Ada Ritual Injak Kepala Kerbau, PDIP Tidak Percaya
Provinsi Jawa Barat Mau Ganti Nama Jadi Sunda, Budayawan Cirebon Tanya Urgensinya Apa?
Kasihan! Tapir yang Viral di Lampung Disembelih Warga, Dimasak Jadi Rica-rica