Menpar Arief Yahya menggelar rapat dengan Panitia Penyelenggara Sayembara Desain Arsitektur Nusantara II. Ajang kreatif ini sekaligus menjadi momen promosi desa wisata dan ekowisata.
"Saya hadir ke sini mengunjungi panitia penyelenggara Sayembara Desain Arsitektur Nusantara yang kali ini temanya 'Desa Wisata Nusantara'," kata Arief dalam keterangan pers di kantor PT Propan Raya, Jl Gatot Subroto Km 8, Tangerang, Selasa (11/11/2014).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Yang kedua endorsement pemerintah yaitu membuat semacam Perda agar arsitektur lokal menjadi ciri. Karya di sini kita akan bantu iklankan," kata dia.
Pemerintah juga ingin melipatgandakan pendapatan dari industri kreatif dari bidang arsitektur. Dalam kesempatan yang sama Ketua Dewan Sayembara Desain Arsitektur Nusantara, Yori Antar mengatakan sayembara ini juga sekaligus mempromosikan ekowisata.
"Tujuan sayembara itu mengangkat ecotourism yang basisnya kelokalan mulai dari arsitektur juga kuliner. Karena kalau yang diangkat kelokalan, tidak ada saingan dari luar negeri," kata Yori.
Pendaftaran karya arsitektur ini berlangsung dari 1 Oktober 2014-31 Januari 2015. Batas akhir pengiriman karya adalah 28 Februari 2015, inagurasi pemenang pada Agustus 2015. Para arsitek akan memperebutkan hadiah total Rp 350 juta dan hasil karya mereka akan diterbitkan dalam sebuah buku ekslusif.
(fay/fay)












































Komentar Terbanyak
Koster Tepis Bali Sepi, Wisman Naik, Domestiknya Saja yang Turun
Tangis Istri Pelatih Valencia Pecah, Suasana Doa Bersama Jadi Penuh Haru
Sebelum Bikin Patung Macan Putih Gemoy, Seniman di Kediri Sempat Mimpi Aneh