Pria Ini Keliling Dunia Tanpa Pesawat, Modal $20 Perhari
Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Pria Ini Keliling Dunia Tanpa Pesawat, Modal $20 Perhari

- detikTravel
Rabu, 26 Nov 2014 13:21 WIB
Pria Ini Keliling Dunia Tanpa Pesawat, Modal $20 Perhari
Pederson yang berusaha keliling dunia tanpa naik pesawat (Once Upon a Saga/Facebook)
Panama City - Tidak hanya orang kaya saja yang bisa keliling dunia. Seorang lelaki biasa dari Denmark juga traveling keliling dunia 65 negara. Hebatnya, ia juga tidak pernah menggunakan pesawat dengan bujet hanya 20 dollar sehari.

Torbjorn C Pedersen (35) sedang keliling dunia sejak 10 Oktober 2013. Dilansir oleh detikTravel dari ABC, Rabu (26/11/2014), Pedersen berencana untuk menyelesaikan perjalanan keliling dunianya selama empat tahun.

Pedersen mengatakan, kalau tidak ada orang dalam sejarah yang pernah keliling dunia tanpa menggunakan pesawat. Dengan keliling dunia tanpa naik pesawat, ia mencoba membuat terobosan dan menginspirasi orang lain untuk traveling dengan biaya murah.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dengan biaya 20 dollar sehari atau sekitar Rp 243 ribu, Pedersen berusaha bertahan hidup. Hostel dan rumah penduduk selalu menjadi tempat tinggalnya. Untuk makanan, Torbjorn selalu makan di kaki lima dan masak sendiri.

Perjalanan keliling dunianya disponsori oleh Ross Offshore dan Ross Enginering, firma manajemen dan konsultan Norwegia untuk industri minyak dan gas. Pedersen juga didaulat sebagai duta dari Palang Merah Denmark, sebagai ganti dari dokumentasi perjalannya di blog berjudul 'Once Upon a Saga.'

Blog dengan cerita positif tersebut sudah menarik sebanyak 6.000 follower di Facebook. Namun bukan berarti tidak ada halangan. Pedersen menyatakan akan mengunjungi 203 negara, dimana hanya ada 195 negara yang masuk ke dalam PBB.

Pihak lain juga menyebutkan kalau keinginan Pedersen telah lebih dahulu dicapai oleh petualang Inggris bernama Graham Hughes. Graham telah mengelilingi 201 negara dengan budget minim dan tanpa naik pesawat, ia pun masuk Guinnes Book of World Recods pada 2012.

Tidak sedikit juga yang menyatakan keraguannya pada keinginan Pedersen untuk keliling dunia. Khususnya bagaimana ia akan menyeberangi Korea Utara atau Liberia di Afrika dan berbagai negara konflik lainnya. Pedersen berharap kalau Palang Merah akan membantunya melewati semua itu.

Pedersen sendiri ingin membuktikan segala rumor buruk yang sering diberitakan media akan beberapa negara tertentu. Khususnya negara yang terkena isu korupsi, kemiskinan, teror, dan hal buruk lainnya.

Adapun Pedersen pernah mengalami bahaya ketika sedang berjalan di satu sudut kota di Panama City, atau ketika menyeberangi laut dari Venezuela menuju Trinidad & Tobago dengan hanya bermodalkan perahu kecil. Semoga Pedersen dapat menyelesaikan misinya untuk keliling dunia.

(shf/shf)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads