Acara ITID 2014 dihadiri oleh para investor hingga Kepala Badan Kordinasi Penanaman Modal (BKPM) Franky Sibarani. Di hadapan tamu dan awak media, Menpar Arief Yahya mengemukakan poin penting yang diperlukan pariwisata Indonesia.
"Pariwisata itu tergantung dari 3A, Attractiveness, Amenities itu fasilitas, dan yang ketiga Accessibility atau akses," ujar Menpar Arief Yahya pada event Indonesia Tourism Investment Day di Segarra Ballroom, Hotel Dharmawangsa, Jaksel, Rabu (10/12/2014) malam.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jadi kalau daerah kita seindah apapun tapi tidak ada akses, itu bukan destinasi pariwisata. Melihatnya begitu. Tanpa itu tidak bisa," ujar Menpar Arief Yahya.
Selain menggandeng instansi pemerintah seperti BKPm hingga investor untuk membangun infrastruktur, Menpar juga mencari investor untuk pengadaan pesawat amfibi, hingga penyederhanaan izin masuk kapal yacht dan cruise ke Indonesia. Kita tunggu saja implementasinya nanti.
(fay/fay)












































Komentar Terbanyak
Ibu Kota Negara Tetap di Jakarta, IKN Jadi Apa?
Prabowo: Jangan Terlalu Kagum pada Bangsa yang Kaya dari Merampas Bangsa Lain
Potret IKN Dikembangkan Jadi Destinasi Wisata Berkelanjutan, Jadi Ibu Kota 2028