Serunya Makan Bareng 1.771 Ancak & Taksi Baru di Banyuwangi

Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Serunya Makan Bareng 1.771 Ancak & Taksi Baru di Banyuwangi

- detikTravel
Minggu, 21 Des 2014 07:31 WIB
Serunya Makan Bareng 1.771 Ancak & Taksi Baru di Banyuwangi
Festival Ngarak 1.771 Ancak (Ardian/detikTravel)
Banyuwangi - Festival Ngarak 1771 Ancak 2014 menjadi puncak hari jadi Banyuwangi. Ribuan orang larut dalam festival makan bersama di depan kantor pemkab. Banyuwangi pun mendapat hadiah taksi baru untuk melayani wisatawan.

Ini memang pertama kali Ngarak Ancak dimasukkan dalam agenda Banyuwangi Festival 2014, sekaligus menjadi ajang puncak Hajaba ke-243 Kabupaten Banyuwangi. Meski sebelumnya diguyur hujan, namun animo masyarakat untuk melihat arakβ€Ž-arakan ancak dan menikmati ancak bersama dengan Bupati, bergeming.

Mereka antre menunggu ancak yang diarak sebanyak 1.771 orang dari beberapa instansi dan masyarakat umum. Dengan tertib masyarakat duduk bersama dengan Bupati dan SKPD. Mereka bersama makan ancak meski dibawah cuaca mendung. Satu ancak, dikelilingi sekitar 4-6 orang.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Ini bentuk persaudaraan dan kebersamaan. Tidak ada penyekat antara pimpinan dan rakyatnya. Kita membaur bersama," ujar Bupati Anas, kepada detikTravek, usai digelarnya acara, Sabtu (20/12/2014).

Menurut Bupati Anas, saat ini Pemkab Banyuwangi β€Žsengaja mengangkat tradisi yang asalnya dari kampung-kampung ini karena ada filosifi kebersamaan. Dua turis bule dari Australia juga menikmati ancak yang dibagikan.

Ancak sendiri bagi masyarakat Banyuwangi adalah suatu kuliner yang ditunggu masyarakat tiap tahun. Biasanya mereka bertukar ancak. Tidak boleh pembuat ancak memakan masakannya sendiri. Ini mewujudkan wujud solidaritas dan menerima atas rezeki yang ditetapkan oleh Sang Khalik. Apapun masakannya yang didapat tak peduli lauknya sayap atau brutu, mereka tetap akan menyantapnya dengan ikhlas.

"Saya tadi bawa ancak lauknya telur. Ini dapat ayam, alhamdulillah," ujar Sanusi warga Banyuwangi.

Kemeriahan HUT Banyuwangi ditambah lagi dengan mendapat kado Taksi Bosowa. Banyuwangi dijadikan kota kedua di Jawa Timur setelah Surabaya yang menjadi cabang Bosowa Taksi Group. Chief Executive Promotive Group Bosowa Muhammad Subhan Aksa menguraikan, untuk tahap pertama ada 25 unit taksi untuk memenuhi kebutuhan transportasi masyarakat dan wisatawan.

"Jumlahnya nanti akan terus bertambah dalam waktu dekat. Bosowa taksi hadir juga sebagai kado ultah untuk Banyuwangi yang ke-243 dari founder Bosowa Bapak Aksa Mahmud," kata Subhan Aksa.

Taksi Bosowa ini, lanjutnya, juga dikemudikan oleh driver yang merupakan warga asli Banyuwangi. Udeng atau topi khas Banyuwangi bagi pengemudi, musik angklung paglak dan lagu daerah di dalam taksi akan menambah rasa Banyuwangi. Tarifnya cukup kompetitif Rp 12.500/kilometer.

"Kami harap ini bisa membantu warga Banyuwangi dan para wisatawan yang akan dan menuju ke Banyuwangi. Terutama dari bandara dan jika ingin berkeliling Banyuwangi bisa lebih mudah," kata Bupati Anas.

(fay/fay)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads