Kemenpar menggandeng Pacific Asia Travel Association (PATA) Indonesia dan Telkom untuk menerapkan e-Ticketing di sejumlah destinasi wisata di Cirebon. Rencananya sistem e-Ticketing akan diterapkan di Keraton Kasepuhan, Gua Sunyaragi, dan Makam Sunan Gunung Jati.
Sistem e-Ticketing sendiri merupakan ide lama dari Telkom untuk mengenalkan berbagai destinasi wisata yang ada di Indonesia secara online. Ide tersebut kini diteruskan oleh Menpar Arief Yahya yang dahulu adalah Dirut Telkom, bekerjasama dengan PATA Indonesia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Melalui sistem e-Ticketing ini, pengunjung dapat membeli tiket masuk yang lebih mirip seperti sistem barcode di Universal Studio Singapura. Anda pun tidak lagi perlu antre atau beli tiket secara fisik, namun dapat diperoleh secara online.
"Setelah peluncuran website pada pertengahan Januari nanti, akan ditambahkan juga paketan wisata, reservasi hotel secara online, dalam satu tempat saja biar lebih praktis," ujar marketing PATA Indonesia, Indira.
Untuk saat ini, sistem e-Ticketing akan diuji coba dengan menempatkan entry gate di tiga destinasi wisata di Cirebon, yakni Keraton Kasepuhan, Gua Sunyaragi, dan Makam Sunan Gunung jati. Nantinya sistem e-Ticketing akan merambah destinasi wisata lainnnya di Cirebon.
Penjelasan lebih lanjut mengenai sistem e-Ticketing ini akan makin diperjelas setelah soft launching website pada pertengahan Januari nanti. Kita tunggu saja info tersebut lebih lanjut.
(shf/fay)











































Komentar Terbanyak
Potret Terkini Malaysia yang Selangkah Lagi Jadi Negara Maju
Ketika Perbedaan Bahasa Indonesia-Malaysia Mengundang Tawa
Indonesia Bakal Punya Negara Tetangga Baru, Siap Merdeka di 2030