Perjuangan Bawa Lukisan Sebesar Jendela dari India

Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Masalah Oleh-oleh

Perjuangan Bawa Lukisan Sebesar Jendela dari India

- detikTravel
Jumat, 09 Jan 2015 14:10 WIB
Perjuangan Bawa Lukisan Sebesar Jendela dari India
(Andi/Istimewa)
Ladakh - Jika biasanya oleh-oleh berupa gantungan kunci, magnet kulkas atau makanan, maka tidak bagi traveler yang satu ini. Ketika traveling ke India, dia dititipi oleh-oleh berupa lukisan sebesar jendela dan membawanya sendiri. Bagaimana caranya?

"Waktu traveling ke Ladakh di bagian Jammu dan Kashmir di India, saya dapat titipan dari saudara. Saudara minta oleh-oleh apa saja, tapi kalau bisa lukisan yang ukurannya besar, dua kali tiga meter," ujar traveler bernama Andi kepada detikTravel, Jumat (9/1/2015)

Permasalahan pertama pun muncul soal tempat mencari oleh-oleh. Di daerah Ladakh yang istilahnya bukan kota besar seperti New Delhi, toko oleh-oleh hanya berukuran kecil, dan tidak ada galeri khusus yang menjual lukisan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Di Ladakh itu tempat belanjanya di Main Market. Tapi di Main Market itu tokonya kecil-kecil, jadi rada perjuangan juga cari toko yang jual lukisan. Apalagi yang ukurannya besar," papar Andi menjelaskan.

Setelah keliling menyusuri toko di Main Market, lukisan kas Ladakh ternyata beda dengan lukisan di banyak negara Eropa. Kalau di negara Eropa, lukisannya biasa di atas kanvas dan di pigura, sedangkan di Ladakah dilukis di atas kain. Andi akhirnya menemukan lukisan yang disuka tapi ukurannya tidak sampai 2x3 meter, melainkan 1,5x1 meter.

"Setelah ketemu, ternyata harga lukisannya cukup menguras kantong. Setelah ditanya harganya sekitar ratusan ribu rupiahlah kalau dikonversikan," ungkap Andi.

Dengan alasan tidak ingin mengecewakan saudara di rumah, akhirnya Andi pun membeli lukisan tersebut tersebut. Untungnya, Andi tidak harus membawa lukisan bersama bingkainya. Lukisan tersebut bisa digulung. Walaupun begitu, memasukkannya di dalam tas dan menjaganya tetap aman merupakan tantangan tersendiri.

"Akhirnya saudara puas dengan oleh-olehnya, tapi ya itu perjuangannya juga lumayan merepotkan," curhat Andi.

Andi menambahkan, biaya tidak terduga untuk membeli lukisan tersebut mengakibatkan budget lebih dulu habis saat hari terakhir traveling di India. Mau tidak mau biaya makan, harus dipangkas untuk bisa tetap survive di hari-hari terakhir.

Tapi kalau mau cari kain sari khas India, cobalah cari di Bangalore. Ada banyak variasi kain sari cantik yang warna-warni lho!

(aff/aff)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads