Pesona, tantangan dan keindahan gunung, selalu berhasil menarik wisatawan untuk kembali ke sana. Berikut 7 tanda kamu tergila-gila liburan ke gunung. Apa saja ya?
Mungkin karena udaranya yang segar, treknya yang menantang, atau pemandangannya yang indah. Semua bisa saja jadi alasan. Dikumpulkan detikTravel, Rabu (4/2/2015) inilah 7 tanda kamu tergila-gila dengan gunung:
1. Baru turun gunung, langsung ingin naik lagi
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ke gunung apapun tak masalah, asal bisa memuaskan rasa kangen untuk naik gunung.
2. Punya banyak jaket
Tanpa disadari, kamu punya banyak sekali jaket. Mulai dari jaket berbahan kaus hingga yang yang parasut. Bahkan, parasut pun ada beberapa jenis berbeda.
Selalu ada alasan untuk beli beragam jenis jaket ini. Baik untuk cover di balik jas hujan, atau jaket anti air agar tubuh terlindung dari hujan dan embun saat naik gunung. Saking seringnya naik gunung, beragam jaket ini juga agar tak bosan dengan jaket yang itu-itu saja.
BACA JUGA: Surga Edelweiss di Gunung Gede
3. Tersiksa saat musim hujan
Biasanya saat musim hujan, trek naik gunung jadi lebih berbahaya sehingga jarang yang naik gunung. Di musim-musim seperti inilah para pecinta gunung akan tersiksa. Selama 5-6 bulan mereka jadi jarang naik gunung.
Kalaupun bisa, belum tentu diizinkan oleh orangtua atau orang terdekat karena terlalu bahaya. Jika sudah nekat, kamu akan pergi ke gunung yang treknya aman dan biasanya tidak terlalu tinggi.
4. Setidaknya punya 2 jenis tas Carrier
Paling sedikit, kamu punya 2 jenis tas Carrier. Ada yang berukuran sedang dan besar. Karena selalu ada alasan untuk membeli tas tersebut.
Tas kecil digunakan untuk naik gunung dalam waktu singkat. Sedangkan tas yang besar untuk naik gunung dengan rute yang panjang dan lama. Bahkan ada yang punya dalam ukuran sedang untuk mendaki dalam jarak yang sedang pula.
5. Rajin bangun pagi
Saat naik gunung, rasanya tak mungkin jika bangun siang. Bagi kamu yang senang naik gunung, pasti aneh juga jika bangun siang saat sedang berkemah. Karena biasanya saat pagi para pendaki akan menantikan momen sunrise.
Karena seringnya naik gunung, sering juga bangun pagi. Dari sanalah, terbentuk kebiasaan untuk bangun pagi.
6. Update diskon alat outdoor
Bukan promo dan diskon di pakaian biasa di mal, atau alat elektronik, melainkan barang-barang outdoor. Kamu yang senang naik gunung biasanya akan senang ikut newsletter atau sosmed toko-toko perlengkapan outdoor.
Jadi saat ada promo dan diskon, kamu bisa langsung menuju toko dan memborongnya sebelum kehabisan.
7. Punya banyak koleksi foto sunrise
Satu lagi hal yang mungkin tak kamu sadari adalah banyaknya koleksi foto sunrise. Naik gunung sudah sepaket dengan sunrise. Tak seperti sunrise di kebanyakan tempat, yang milik kamu biasanya eksklusif.
Karena butuh usaha untuk mendapatkan foto yang indah seperti itu. Serta, tak semua orang punya nyali untuk naik gunung demi mendapatkan pemandangan pagi nan indah.
Jadi, mau naik gunung yang mana lagi? Klik di sini kalau mau tahu indahnya Gunung Prau. (fay/fay)












































Komentar Terbanyak
Wanita Palembang Nekat Nyamar Jadi Pramugari, Batik Air Buka Suara
Nyeleneh! Jemaah Zikir di Candi Prambanan: Mau Lepaskan Kutukan Roro Jonggrang
Tangis Istri Pelatih Valencia Pecah, Suasana Doa Bersama Jadi Penuh Haru