Cara Kemenpar Menjual Pariwisata Indonesia

Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Cara Kemenpar Menjual Pariwisata Indonesia

- detikTravel
Minggu, 08 Feb 2015 18:36 WIB
Cara Kemenpar Menjual Pariwisata Indonesia
Menpar Arief Yahya (Kurnia/detikTravel)
Batam - Tiap destinasi wisata di Indonesia beragam, dari alam sampai budaya. Di balik itu, Kementerian pariwisata (Kemanpar) punya cara baru untuk menjual pariwisata yakni dengan menceritakan sejarah atau kisah di tiap destinasi wisatanya.

"Kalau hanya ada masjid saja tidak bisa saya jual. Cerita bisa membuat hidup," ujar Menteri Pariwisata Arief Yahya dalam acara Peluncuran Buku dan Digital Media Newseum Indonesia di Kepri Mal, Batam, Minggu (8/2/2015).

Ia menjelaskan bahwa suatu destinasi akan lebih menarik banyak wisatawan jika cerita atau sejarah dari destinasi tersebut juga ikut dipromosikan. Sejarah yang diangkat tentunya akan membuat wisatawan penasaran untuk melihat langsung destinasinya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Misalnya Cheng Ho, dulu itu Cheng Ho sholatnya dimana. Kemudian Borobudur, Jangan dibuat Borobudur itu monumen. Ceritakan Borobudur itu apa agar dia hidup," kata Arief.

Arief juga mengatakan bahwa budaya itu bisa menentukan arah ekonomi kreatif dan pariwisata. Budaya yang ada di suatu negara bisa menjadi tren dan menarik banyak wisatawan untuk berkunjung.

"Korea menguasai dunia dengan K-pop. Amerika menguasai dunia dengan budayanya. Bagaimana meng-capitalize budaya yang sudah ada ini," tuturnya.

Selain itu, Arief menyebutkan bahwa negara lain sering menggunakan media untuk promosi pariwisata. Indonesia pun harusnya seperti itu.

"Negara lain menggunakan media untuk alat. Amerika itu menjadikan film sebagai senjata yang kata orang marketing, untuk promosi negaranya. Setelah kita tahu bahwa negara lain menggunakan media untuk promosi, Indonesia juga harus," jelas Arief.

(krn/aff)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads