Situs pencarian pariwisata global bertema lingkungan, Responsible Travel baru-baru ini mengeluarkan hasil penilaian terhadap badan/kementerian/otoritas pariwisata di 50 negara. Yang dinilai apakah kampanye, kebijakan, visi dan aktivitas pariwisata yang dibuat mereka, mencerminkan pariwisata yang bertanggung jawab dan berkelanjutan.
Mereka memberikan nilai 0-6. 0 Artinya tidak memperhatikan pariwisata yang bertanggung jawab dan berkelanjutan. Sedangkan 6 artinya peringkat yang terbaik.
"Kami sangat terkejut karena banyak badan pariwisata yang tidak memiliki atau hanya sedikit visinya mengenai pariwisata berkelanjutan dan banyak yang tidak memiliki kebijakan pariwisata yang bertanggung jawab," kata CEO Responsible Travel Justin Francis dalam rilis kepada detikTravel, Senin (9/3/2015).
Negara-negara yang mendapat nilai 6 adalah Bhutan, Afrika Selatan, Swedia dan Inggris. Menurut Francis, pariwisata yang bertanggung jawab bisa berjalan meskipun tanpa dukungan pemerintah. Hanya Afrika Selatan yang dinilai sangat komprehensif memiliki strategi nasional untuk responsible tourism.
Bagaimana dengan Indonesia? Rupanya Indonesia berada di peringkat kedua dengan nilai 5. Indonesia dan 6 negara lainnya sama-sama mendapatkan nilai 5 yaitu Botswana, Kosta Rika, Chile, Maroko, Norwegia dan Laos.
Indonesia dianggap memperhatikan responsible tourism dan sustainable tourism dalam dunia pariwisatanya. Yang menggembirakan, nilai Indonesia dianggap lebih baik daripada negara besar lainnya seperti Kanada (nilai 4), Australia (nilai 3), Thailand (nilai 2), Malaysia (nilai 1).
Indonesia bahkan jauh lebih baik dari pada China dan AS untuk responsible tourism. China, AS, Finlandia, Vietnam, Jepang, Prancis dan Ethiopia mendapatkan nilai nol yang artinya responsible tourism tidak tampak dalam kebijakan pariwisata pemerintah di sana.
"Tanpa kebijakan yang dipublikasikan dengan jelas terhadap responsible tourism, kami tidak yakin apakah badan pariwisata mereka memiliki cara untuk mengatur pariwisata demi kepentingan komunitas lokal," kata Francis.
(fay/aff)











































Komentar Terbanyak
Potret Terkini Malaysia yang Selangkah Lagi Jadi Negara Maju
Viral Bule Inggris Menangis Lihat Sampah, Bukit Pergasingan Langsung Ditutup
Gara-gara Protes Penerbangan Delay, Warga 62 Ditahan Polisi KLIA