Skytrax merupakan perusahaan konsultan asal Britania Raya yang melakukan riset mengenai maskapai penerbangan. Tiap tahun sejak 1995, Skytrax menebar survei untuk menentukan maskapai, bandara, hiburan dalam pesawat, staf, dan elemen perjalanan udara terbaik lainnya dalam ajang World Airport Awards.
Surveinya akan jadi dasar penilaian untuk beberapa kategori dan penghargaan bergengsi, seperti World's Cleanest Airports alias bandara terbersih di dunia. Dari situs Skytrax yang dilansir detikTravel, Senin (16/3/2015) Skytrax mengumumkan daftar 10 bandara terbersih di dunia. 7 Bandaranya dari Asia, sedangkan sisanya dari Eropa.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tapi Jepang tak perlu berkecil hati. Meski peringkat pertamanya direbut Korea Selatan, Jepang memiliki 4 wakil dalam kategori tersebut. Selain Bandara Tokyo Haneda yang jadi runner up, masih ada Bandara Centrair Chubu, Bandara Kansai dan Bandara Tokyo Narita.
Sedangkan, wakil dari Eropa adalah Bandara Zurich di Swiss, Bandara Copenhagen di Denmark dan Bandara Helsinki-Vantaa di Finlandia. Suatu kemajuan dari Eropa, sebab tahun 2014 lalu hanya menempatkan satu wakil saja yakni Bandara Helsinki-Vantaa.
Survei yang dilakukan Skytrax dalam World's Cleanest Airports, dinilai oleh 13,2 juta orang dari 112 negara. Untuk tahun 2015 ini, surveinya ditebar dari bulan Mei tahun lalu sampai Januari kemarin. Salah satu yang dinilai, adalah pengalaman dari mereka yang mengikuti survei saat berada di bandara-bandaranya.
Berikut, daftar 10 bandara terbersih di dunia versi Skytrax:
1. Bandara Incheon, Korea Selatan
2. Bandara Tokyo Haneda, Jepang
3. Bandara Centrair Chubu, Jepang
4. Bandara Kansai, Jepang
5. Bandara Changi, Singapura
6. Bandara Tokyo Narita, Jepang
7. Bandara Hong Kong, Hong Kong
8. Bandara Zurich, Swiss
9. Bandara Copenhagen, Denmark
10. Bandara Helsinki-Vantaa, Finlandia
(aff/fay)












































Komentar Terbanyak
Koster Tepis Bali Sepi, Wisman Naik, Domestiknya Saja yang Turun
Tangis Istri Pelatih Valencia Pecah, Suasana Doa Bersama Jadi Penuh Haru
Sebelum Bikin Patung Macan Putih Gemoy, Seniman di Kediri Sempat Mimpi Aneh