"Menurut studi yang kami lakukan dari kasus kenaikan Dollar terdahulu, di saat seperti ini, orang malah lebih ingin liburan," kata Direktur Niaga PT Garuda Indonesia, Tbk, Handayani dalam acara Konferensi Pers Garuda Indonesia Travel Fair (GATF) 2015 di Merak Room, Jakarta Convention Centre (JCC), Jakarta Selatan, Senin (23/3/2015).
Menurut Handayani, bagi bisnis traveler hal ini bisa jadi pengaruh. Namun beda lagi halnya pada perjalanan liburan. Menurutnya, saat krisis seperti ini orang akan pergi liburan untuk melepas stres.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Maka dari itu, ia optimis mengenai jumlah kunjungan dan spending dari pengunjung yang datang. Seperti diungkapkan, pengunjung tahun lalu di GATF mencapai 113.251 orang dengan spending Rp 225,17 miliar.
Diharapkan tahun ini akan kedatangan sekitar 125 ribu pengunjung dengan estimasi spending Rp 245 miliar. Untuk peserta travel fair kali ini kira-kira 45 travel agent, 6 hotel industri, dan lainnya.
(shf/aff)












































Komentar Terbanyak
Aturan Bagasi Gratis Garuda Indonesia Berubah Mulai 1 September 2026
Viral Turis Lokal Diusir dari Pantai Bali, Pemilik Warung Klarifikasi
Curhatan Wisatawan Situ Bagendit: Tempatnya Nyaman, tapi Apa-apa Bayar