Dollar Naik, Traveler Indonesia Malah Pergi Liburan

Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Dollar Naik, Traveler Indonesia Malah Pergi Liburan

- detikTravel
Senin, 23 Mar 2015 14:55 WIB
Dollar Naik, Traveler Indonesia Malah Pergi Liburan
Ilustrasi (Shafa/detikTravel)
Jakarta - Tingginya nilai tukar Rupiah ke Dollar AS mempengaruhi banyak hal, tapi tampaknya tidak pada dunia pariwisata. Malah, banyak traveler Indonesia ingin terus liburan.

"Menurut studi yang kami lakukan dari kasus kenaikan Dollar terdahulu, di saat seperti ini, orang malah lebih ingin liburan," kata Direktur Niaga PT Garuda Indonesia, Tbk, Handayani dalam acara Konferensi Pers Garuda Indonesia Travel Fair (GATF) 2015 di Merak Room, Jakarta Convention Centre (JCC), Jakarta Selatan, Senin (23/3/2015).

Menurut Handayani, bagi bisnis traveler hal ini bisa jadi pengaruh. Namun beda lagi halnya pada perjalanan liburan. Menurutnya, saat krisis seperti ini orang akan pergi liburan untuk melepas stres.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Istilahnya, take a break for a while," lanjut Handayani.

Maka dari itu, ia optimis mengenai jumlah kunjungan dan spending dari pengunjung yang datang. Seperti diungkapkan, pengunjung tahun lalu di GATF mencapai 113.251 orang dengan spending Rp 225,17 miliar.

Diharapkan tahun ini akan kedatangan sekitar 125 ribu pengunjung dengan estimasi spending Rp 245 miliar. Untuk peserta travel fair kali ini kira-kira 45 travel agent, 6 hotel industri, dan lainnya.

(shf/aff)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads