Idih! Ada Kotoran Manusia di Lantai Kereta di Inggris

Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Idih! Ada Kotoran Manusia di Lantai Kereta di Inggris

- detikTravel
Senin, 06 Apr 2015 12:50 WIB
Idih! Ada Kotoran Manusia di Lantai Kereta di Inggris
Kereta London Midland (Twitter)
Birmingham - Inggris merupakan sebuah negara maju di mana kebersihan jadi isu nomor satu. Tapi nyatanya, masih ada insiden menjijikkan yang terjadi di kereta. Baru-baru ini ditemukan kotoran manusia di dalam kereta di Birmingham.

Christopher Talbot, traveler usia 52 tahun menemukan kertas koran dengan kotoran manusia di atas lantai kereta yang melintas di Birmingham, Inggris. Kereta pun sempat mengalami keterlambatan. Kejadian ini turut diberitakan oleh media Inggris seperti Birmingham Mail, Daily Mail, Mirror dan Metro.

Dirangkum detikTravel dari berbagai sumber, Senin (6/4/2015), saat itu, Christopher Talbot yang merupakan seorang petugas kebersihan di sebuah sekolah, pergi bekerja naik kereta London Midland di pagi hari. Penumpang di dalam kereta yang ia naiki tergolong sepi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Talbot pun segera duduk di kursi yang tersedia. Selama kereta berjalan, rupanya ada bau tidak sedap yang menguar. Kemudian, ia melihat ada kertas koran di atas lantai dekat kursinya.

Talbot membungkuk untuk melihat kertas koran itu lebih dekat. Setelah dilihat, rupanya di bawah kertas koran itu ada kotoran manusia! Ia pun merasa jijik dan segera turun di stasiun terdekat, yaitu Butlers Lane. Talbot juga melapor ke petugas kalau ada kotoran manusia di dalam kereta.

Kereta pun akhirnya melanjutkan perjalanan ke Stasiun Birmingham New Street untuk dibersihkan, sebelum bisa digunakan lagi oleh penumpang. Jadwal keberangkatan kereta tersebut mengalami keterlambatan karena proses pembersihannya memakan waktu yang cukup lama.

Pelaku yang membuang fesesnya di lantai kereta ini akan segera dilacak oleh petugas kepolisian setempat. Rekaman CCTV dari dalam kereta pun telah diserahkan untuk membantu jalannya investigasi.

(krn/shf)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads