5 Alasan Paling Klise untuk Batal Liburan

Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

5 Alasan Paling Klise untuk Batal Liburan

- detikTravel
Senin, 20 Apr 2015 12:10 WIB
5 Alasan Paling Klise untuk Batal Liburan
(Thinkstock)
Jakarta - Anda pasti pernah merasakan hal ini: merencanakan liburan bersama teman namun mendadak si teman batal karena beberapa alasan. Setidaknya ada 5 alasan paling klise yang biasa dilontarkan untuk liburan. Apa saja?

Kadang, teman atau bahkan kita sendiri sering melontarkan berbagai alasan agar tidak jadi ikut liburan. Mungkin karena waktunya kurang pas, atau teman travelingnya dirasa kurang cocok.

Setidaknya ada 5 alasan paling klise untuk batal liburan. Dihimpun detikTravel, Senin (20/4/2015), berikut daftarnya:

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

1. Acara keluarga

Acara keluarga adalah alasan paling mudah, juga kuat untuk batal liburan. Alasan seperti ini biasa dilontarkan secara mendadak. Entah ada pertemuan keluarga, atau kerabat yang menikah.

2. Banyak kerjaan

Alasan klise kedua adalah 'banyak kerjaan'. Pekerjaan memang biasa jadi permasalahan utama saat traveling, entah itu terhalang jatah cuti atau mendadak banyak hal yang harus dikerjakan.

3. Mendadak bokek

Saat akan pergi traveling, adalah hal yang lumrah bila Anda menabung beberapa bulan sebelumnya. Bujet traveling memang ada baiknya dipisahkan dari kebutuhan sehari-hari atau tabungan lainnya. Namun ada saja traveler yang mengaku tiba-tiba bokek, kemudian batal jalan-jalan. Anda percaya?

4. Hilang kontak

Mungkin orang yang akan Anda ajak pergi tidak memberikan alasan apa pun, namun dia mendadak hilang kontak. Tak bisa dihubungi lewat ponsel, atau email. Berbagai cara dilakukan termasuk menegurnya lewat social media, namun tak juga digubris. Jika sudah begitu, anggap saja dia tidak ikut dalam perjalanan.

5. Tidak dibolehkan orang tua atau pacar

Alasan klise terakhir adalah mendadak tidak dibolehkan orang tua atau pacar. Seringkali hal ini dilontarkan beberapa hari menjelang keberangkatan. Padahal kalaupun memang benar, Anda seharusnya sudah memberitahu orang tua atau pacar tentang rencana perjalanan tersebut.

(sst/sst)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads