Kadang, teman atau bahkan kita sendiri sering melontarkan berbagai alasan agar tidak jadi ikut liburan. Mungkin karena waktunya kurang pas, atau teman travelingnya dirasa kurang cocok.
Setidaknya ada 5 alasan paling klise untuk batal liburan. Dihimpun detikTravel, Senin (20/4/2015), berikut daftarnya:
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Acara keluarga adalah alasan paling mudah, juga kuat untuk batal liburan. Alasan seperti ini biasa dilontarkan secara mendadak. Entah ada pertemuan keluarga, atau kerabat yang menikah.
2. Banyak kerjaan
Alasan klise kedua adalah 'banyak kerjaan'. Pekerjaan memang biasa jadi permasalahan utama saat traveling, entah itu terhalang jatah cuti atau mendadak banyak hal yang harus dikerjakan.
3. Mendadak bokek
Saat akan pergi traveling, adalah hal yang lumrah bila Anda menabung beberapa bulan sebelumnya. Bujet traveling memang ada baiknya dipisahkan dari kebutuhan sehari-hari atau tabungan lainnya. Namun ada saja traveler yang mengaku tiba-tiba bokek, kemudian batal jalan-jalan. Anda percaya?
4. Hilang kontak
Mungkin orang yang akan Anda ajak pergi tidak memberikan alasan apa pun, namun dia mendadak hilang kontak. Tak bisa dihubungi lewat ponsel, atau email. Berbagai cara dilakukan termasuk menegurnya lewat social media, namun tak juga digubris. Jika sudah begitu, anggap saja dia tidak ikut dalam perjalanan.
5. Tidak dibolehkan orang tua atau pacar
Alasan klise terakhir adalah mendadak tidak dibolehkan orang tua atau pacar. Seringkali hal ini dilontarkan beberapa hari menjelang keberangkatan. Padahal kalaupun memang benar, Anda seharusnya sudah memberitahu orang tua atau pacar tentang rencana perjalanan tersebut.
(sst/sst)










































