Seperti diberitakan Reuters, Minggu (26/4/2015), Presiden Nepal Mountaineering Association (NMA) Ang Tshering Sherpa mengatakan akan sulit melakukan evakuasi kepada para pendaki. Karena, jalur kembali ke basecamp telah tertutup akibat longsor salju.
Dia menyebutkan, longsoran salju sempat menghantam sebagian basecamp. Sementara itu, salah seorang pemandu, Shinji Tamura mengatakan sekitar 40 orang terluka akibat longsoran salju yang disebabkan oleh gempa yang mengguncang Nepal kemarin. Gempa di Nepal telah menewaskan sekitar 1.800 orang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelumnya, Kementerian Luar Negeri (Kemlu) menerima informasi 3 pendaki gunung asal Indonesia selamat saat gempa terjadi.
"Kita dapat informasi 3 orang yang teridentifikasi selamat dan keluarga sudah menghubungi," ujar Direktur Perlindungan Warga Negara Indonesia dan Badan Hukum Indonesia (PWNI dan BHI) Kemlu, Lalu M Iqbal.
Lalu belum mendapatkan identitas ketiga pendaki gunung tersebut. Mengenai ada atau tidaknya rombongan pendaki gunung WNI lainnya yang berada di lokasi, Lalu belum dapat memastikan lebih jauh.
"Kita belum dapat informasi dari 3 orang yang selamat itu siapa dan asal mana saja. Kita juga belum tahu ada atau tidaknya rombongan lain," sambungnya.
(shf/shf)












































Komentar Terbanyak
Ibu Kota Negara Tetap di Jakarta, IKN Jadi Apa?
Prabowo: Jangan Terlalu Kagum pada Bangsa yang Kaya dari Merampas Bangsa Lain
Meresahkan, Rombongan Pendaki Karaoke di Puncak Gunung Andong