Menpar Akui Kontribusi Pariwisata Bahari Masih Kecil

Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Menpar Akui Kontribusi Pariwisata Bahari Masih Kecil

- detikTravel
Selasa, 28 Apr 2015 15:15 WIB
Menpar Akui Kontribusi Pariwisata Bahari Masih Kecil
Raja Ampat, primadona wisata bahari Indonesia (Regy Kurniawan/ACI)
Jakarta - Pariwisata Indonesia sedang gencar-gencarnya berpromosi. Namun untuk wisata bahari masih kecil sumbangsihnya terhadap dunia pariwisata Indonesia. Padahal, potensi laut Indonesia begitu besar.

Dalam sambutan pembukaan Musyawarah Nasional III Gabungan Usaha Wisata Bahari dan Tirta (GAHAWISRI) di Balairung Soesilo Soedarman, Kemenpar, Menpar Arief Yahya menekankan pentingnya peran pemerintah dalam mempromosikan sektor pariwisata. Promosi wisata bahari sangat penting.

"Pariwisata itu ditetapkan sebagai leading sector oleh pemerintah, promosi itu penting. Ekstremnya 80% dana untuk promosi, 20%-nya untuk event," kata Arief, Selasa (28/4/2015).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tugas utama pemerintah memang memberikan dukungan penuh kepada pihak-pihak yang ingin memajukan pariwisata di Indonesia. Tujuannya agar wisata bahari Indonesia tidak kalah bersaing dengan negara lain.

"Wisata bahari hanya menyumbang 10% dari total income sektor pariwisata. Sudah 10%, nilainya kecil pula. Itu dosanya dua kali," ujar Menpar disambut senyum para pelaku usaha.

Selain itu Menpar juga meminta pelaku usaha wisata bahari, dalam hal ini GAHAWISRI untuk membantu di bidang wisata bahari. "Saya mohon bantuannya untuk mengkapitalisasi wisata bahari di Indonesia" kata dia.

Arief juga menambahkan pentingnya kompetisi di sektor pariwisata. Karena wisata bahari Indonesia sedang dalam kompetisi dengan negara lain.

"Saya meyakini kita akan bisa berkompetisi di bidang kultural, ekonomi kreatif, termasuk pariwisata juga di dalamnya. Jangan malu-maluin saya di depan Presiden ya," tutup Arief.

(rdy/rdy)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads