"Peringkat daya saing pariwisata indonesia melejit dari 70 ke 50," ujar Menpar Arief Yahya pada acara peluncuran program 'HoRe vaGAnza' di Balairung Soesilo Soedarman, Gedung Sapta Pesona, Jakarta (18/5/2015)
Peringkat tersebut berdasarkan data dari World Economic Forum (WEF), daya saing pariwisata Indonesia menduduki peringkat 50 dari 141 negara. Dalam laporan Travel and Tourism Competitiveness Report 2015. Meningkatnya peringkat daya saing Indonesia tidak terlepas dari meningkatnya jumlah kunjungan wisman di tahun 2014, serta sejumlah program dan infrastruktur yang saling mendukung perkembangan pariwisata di Indonesia.
Β
"Ada 14 pilar, 2 pilar di antaranya, kita dinilai baik dari segi pembiayaan. Internasional openess, meski belum dilakukan yaitu visa free, kita coba aplikasikan pada bulan Juni," ujar Arief.
Indonesia memang tengah gencar untuk menarik wisman ke Indonesia. Prestasi pun muncul dari baiknya pembiayaan wisata Indonesia dan rencana untuk membebaskan visa masuk bagi para wisman, walaupun masih terbatas untuk beberapa negara terlebih dulu, seperti Tiongkok dan Jepang.
(Sri Anindiati Nursastri/Sri Anindiati Nursastri)












































Komentar Terbanyak
Jokowi Klaim Tak Tahu Ada Ritual Injak Kepala Kerbau, PDIP Tidak Percaya
Provinsi Jawa Barat Mau Ganti Nama Jadi Sunda, Budayawan Cirebon Tanya Urgensinya Apa?
Kasihan! Tapir yang Viral di Lampung Disembelih Warga, Dimasak Jadi Rica-rica