Ketika Turis Adu Bacot dengan Polisi Hong Kong

Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Ketika Turis Adu Bacot dengan Polisi Hong Kong

Afif Farhan - detikTravel
Jumat, 22 Mei 2015 13:10 WIB
Ketika Turis Adu Bacot dengan Polisi Hong Kong
(Youtube)
Hong Kong - Baru-baru ini, kawasan Causeway Bay di Hong Kong heboh oleh seorang turis. Dia adu bacot dengan polisi setempat sampai berteriak-teriak. Gara-garanya, tidak bisa memberikan tanda pengenal alias paspor. Waduh!

Peristiwa tersebut terekam dan diunggah oleh suatu akun Facebook bernama Choudhury Shahid. Beberapa media internasional seperti Daily Mail dan media setempat Coconuts Hong Kong pun turut memberitakannya.

Dari penelusuran detikTravel, Jumat (22/5/2015) awal kronologinya adalah dua polisi menghampiri turis pria yang membawa sepeda. Usut punya usut, sepeda dilarang melintas di Causeway Bay. Mungkin, bisa jadi karena kawasannya memang ramai dengan pejalan kaki. Baik itu masyarakat setempat, atau para turis yang berbelanja di sana.

Si turis pria itu berkilah, kalau dia tidak mengayuh sepeda. Namun tetap saja, polisi bersikukuh mengaku melihatnya menggowes sepeda. Selanjutnya, polisi memintanya menunjukan paspor. Di sinilah percekcokan dimulai.

Nada keduanya semakin meninggi. Si turis membela diri dan enggan mengeluarkan paspor, sementara polisi terus meminta paspor. Akhirnya, si turis justru mengeluarkan kartu kredit. Polisi tidak terima, dan terus ngotot meminta paspor. Sambil mengancam, akan membawanya ke kantor polisi!

"You think i'm illegal?", kata si turis.

"Yes, because you haven't any ID card," tegas seorang polisi.

"Do you think I'm here illegally?! Stop yeeling, i'm not a child, i'm not stupid," si turis membalas dengan berteriak di depan mukanya.

Turis dan masyarakat setempat dibuat terkejut. Mereka hanya bisa melihatnya, yang beberapa mengabadikan adu bacot di antara keduanya. Teriakan turis tersebut memang mencuri perhatian.

Sayang, videonya tidak menampilkan akhir dari peristiwa tersebut. Beberapa pengakuan masyarakat setempat, si turis terus dituntun oleh kedua polisi untuk dimintai keterangan.

Pro dan kontra muncul. Ada yang menilai, polisi Hong Kong terlalu kasar saat bertanya kepada turis. Yang lain menilai, turis itu patut ditahan karena tidak bisa menunjukan paspor. Sudah begitu, malah teriak-teriak di depan polisi.

(Afif Farhan/Afif Farhan)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads