Traveler yang ingin tahu lebih jauh mengenai sifat hiu dan ikan pari bisa mendatangi Irukandji Shark and Ray Encounters di Australia. Terletak di Port Stephens, New South Wales, Australia, tempat ini lebih seperti arena edukasi.
Semua karyawan yang ada di sini terlihat begitu sayang dan mengerti setiap hewan yang hidup di sana. Bahkan, mereka pun tahu seperti apa sifat, kesukaan dan hal yang dibenci oleh para hewan ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ini karena kandungan kalsium dan zat besi di dalam darah manusia terlalu tinggi, mereka tidak suka itu," ujar Ryan, Manager Irukandji Shark and Ray Encounters kepada detikTravel.
Mengapa manusia diserang hiu? Menurut Ryan itu bukan karena suka daging manusia, melainkan karena hiu menyangka anggota tubuh manusia adalah hewan air. Kaki dan tangan manusia yang bergerak di air dianggap seperti hewan laut, contohnya cumi-cumi.
Selanjutnya, hiu juga bisa stres. Misal Anda melihat hiu yang ada di wisata aquarium dan sejenisnya, perhatikan lebih detil. Karena bisa jadi mereka sedang stres atau sakit.
"Hiu yang tidak nyaman atau stres biasanya berenang dengan sirip menghadap ke depan. Sirip ini yang ada di sisi tubuh mereka. Jika mereka rileks, sirip akan mengarah ke belakang," lanjut Ryan.
Sedangkan hiu yang sedang sakit, biasanya memiliki spot di tubuhnya seperti panu. Jika terlihat, berarti mereka sedang terkena jamur dan dalam keadaan yang tidak nyaman.
Terakhir, jika hiu hanya diam dan malas bergerak, biasanya mereka dalam kondisi yang tidak sehat. Jadi, jika melihat gerak-gerik yang seperti itu di objek wisata aquarium, jangan ragu untuk memberitahu penjaganya. Masih banyak lagi fakta seru yang bisa ditemukan di sini.
Cara ke sana:
Irukandji Shark and Ray Encounters berada di 686 Marsh Road, Bobs Farm, New South Wales. Tempat ini buka setiap hari dari pagi sampai pukul 17.00 waktu setempat. Tiket masuknya untuk dewasa adalah Rp 300 ribu, untuk anak-anak (4-16 tahun) Rp 200 ribu. Tiket masuk masih gratis untuk anak-anak di bawah 3 tahun.
(shf/fay)











































Komentar Terbanyak
Potret Terkini Malaysia yang Selangkah Lagi Jadi Negara Maju
Ketika Perbedaan Bahasa Indonesia-Malaysia Mengundang Tawa
Indonesia Bakal Punya Negara Tetangga Baru, Siap Merdeka di 2030