Kompetisi Bedug di Demak Jadi Hiburan Warga & Turis

Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Kompetisi Bedug di Demak Jadi Hiburan Warga & Turis

Kurnia Yustiana - detikTravel
Minggu, 12 Jul 2015 13:11 WIB
Kompetisi Bedug di Demak Jadi Hiburan Warga & Turis
Komunitas musik Purworejo Moro, juara Bedug Asyiiik Semarang 2015 (Kurnia/detikTravel)
Demak - Kompetisi tabuh bedug di Demak, Jawa Tengah menjadi salah satu hiburan meriah bagi warga dan turis di sana. Selain melihat kompetisi tabuh bedug, pengunjung juga bisa melihat penampilan para artis top.

Bedug Asyiiik 2015 merupakan kompetisi tabuh bedug di 14 kota di Indonesia, salah satunya adalah Semarang. Bedug Asyiiik kali ini merupakan gelaran yang kedua dan mengusung tema pertemanan. Pada tahun pertama diadakan, Bedug Asyiiik Semarang yang didukung oleh Sampoerna Kretek ini berhasil menarik banyak peserta lomba.

Ada 20 komunitas musik asal Semarang dan sekitarnya yang mendaftar. Dari 20, diambil 6 komunitas yang akan tampil di acara puncak dan memperebutkan posisi juara 1. Selain itu, puncak acara ini juga menjadi salah satu hiburan yang ditunggu oleh ribuan pengunjung dari Semarang dan sekitarnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Tahun lalu ada sekitar 7.000 orang (penonton-red). Tahun ini kira-kira bisa 7.000 sampai 10.000 orang," ujar Andreas Tobing, manager Area Consumer Engagement Sampoerna Semarang.

Puncak acara Bedug Asyiiik Semarang diadakan di Lapangan Jogoloyo, Demak pada hari Sabtu (11/7/2015) sore. Selain penampilan 6 peserta lomba bedug, pengunjung juga bisa menyaksikan aksi panggung beberapa penyanyi seperti Via Valen dan grup band Armada.

Dari pantauan detikTravel, Sejak sekitar pukul 16.30 WIB sudah banyak warga dan turis yang berdatangan untuk menyaksikan final Bedug Asyiiik Semarang. Keenam finalis Bedug Asyiiik mulai tampil satu persatu sore itu dihadapan juri-juri yang berasal dari penggiat komunitas musik setempat.

Usai tampil, sambil menunggu pengumuman pemenang para finalis juga sempat mengikuti coaching clinic bersama Joko Gombloh, seorang pengamat musik yang juga menjadi salah satu juri Bedug Asyiiik.

Selepas magrib, pengunjung terlihat makin menyemut. Acara ini memang boleh dikunjungi siapa saja, asal usia di atas 18 tahun. Selain ingin mendukung para finalis, kebanyakan pengunjung datang untuk melihat Via Valen dan Armada.

"Datang dari jam 4, mau nonton Via Valen sama Armada juga," ujar Bukhori, traveler asal Purwodadi yang datang ke Demak untuk menyaksikan penampilan artis idola.

Sekitar pukul 20.00, pemenang Bedug Asyiiik pun diumumkan. Juara pertamanya adalah komunitas musik Purworejo Moro, juara kedua Bungo dan juara ketiga Bayumeneng. Masing-masing juara mendapat uang tunai Rp 3 juta, Rp 2 juta dan Rp 1 juta.

Purworejo Moro kemudian tampil di panggung utama bersama Joko Gombloh dan juara Bedug Asyiiik Semarang tahun lalu, yaitu komunitas Temu Roso. Setelah itu, pedangdut Via Valen pun tampil dan diikuti grup band Armada yang menjadi penampilan pamungkas. Penonton pun berjingkrak mengikuti alunan musik dan kemeriahan ini masih berlanjut hingga tengah malam.

(aff/aff)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads