"Kemarin saya datang mengecek ke Alun-alun, itu yang tidak tertib buang sampah sembarangan rata-rata bukan orang Kota Bandung," ujar pria yang akrab disapa Emil itu usai sidak di kantor Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Bandung, Rabu, (22/7/ 2015).
Menurut Emil, wisatawan tak hanya tidak tertib membuang sampah, namun juga banyak yang tidak menjaga fasilitas publik di kawasan Jalan Asia Afrika.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun demikian, Emil menilai peningkatan jumlah sampah di beberapa lokasi wisata wajar saja dalam masa liburan. Artinya, lokasi-lokasi tersebut mulai populer sebagai salah kunjungan wisata di Kota Bandung.
"Banyak atau tidaknya sampah itu relatif. Tapi biasanya semakin populer sebuah tempat, semakin banyak manusia dan pasti membawa volume sampah yang berbanding lurus. Tapi PD kebersihan berinovasi menempatkan mobil-mobil kebersihan dan jumlah petugas hampir 3 kali frekuensinya lebih banyak," tandasnya.
(avi/aff)










































