Kepulauan Galapagos merupakan kepulauan terpencil yang masih termasuk dalam wilayah negara Ekuador. Galapagos menjadi rumah beberapa spesies endemik yang tidak bisa ditemukan di belahan bumi manapun seperti kura-kura Galapagos. Hal itu yang mendorong pihak pengelola bandara untuk lebih ramah kepada lingkungan.
Dilansir detikTravel dari Reuters, Kamis (23/7/2015), Bandara Baltra menjadi bandara pertama di dunia yang menggunakan tenaga surya untuk operasionalnya. Selain itu, bandara ini juga menggunakan tenaga angin lewat kincir-kincir yang sengaja disebar di area sekitar bandara.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tak hanya itu, Bandara Baltra juga menggunakan material yang bisa didaur ulang. Sehingga tidak menimbulkan banyak limbah baru yang mesti dibuang. 80% struktur bangunan yang ada sekarang, menggunakan material yang digunakan untuk membangun infrastruktur bandara sebelumnya.
Kebijakan ini tentu saja didukung oleh banyak aktivis pecinta lingkungan. Mereka memuji langkah pihak pengelola bandara sebagai langkah maju untuk mempertahankan ekosistem Galapagos meskipun saat ini turis sudah ramai berkunjung ke kepulauan cantik itu.
Pihak pengelola bandara berharap kebijakan ini menjadi warisan berharga bagi Kepulauan Galapagos. Semoga langkah maju Bandara Baltra tersebut ditiru oleh bandara-bandara lain di dunia ya traveler!
(krn/fay)












































Komentar Terbanyak
Jokowi Klaim Tak Tahu Ada Ritual Injak Kepala Kerbau, PDIP Tidak Percaya
PDIP Vs PSI Soal Jokowi Jalani Ritual Injak Kepala Kerbau di Lampung
Di Lampung, Jokowi Jalani Tradisi Injak Kepala Kerbau