Mulai dari pemilihan hotel yang spesifik, sampai alasan ogah diet karena sedang liburan. Dihimpun detikTravel, Jumat (23/7/2015), ini 6 tanda kamu bisa tambah gemuk setelah liburan:
1. Memilih tempat yang banyak jajanan unik
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bayangkan saja jika itinerarynya banyak mengunjungi tempat kuliner. Berapa banyak makanan berkalori dan penuh gula yang akan masuk perut. Di mana biasanya makanan yang masuk tak sebanding dengan kegiatan yang menguras tenaga.
2. "Yang penting hotelnya dekat resto 24 jam!"
Mungkin terlalu takut lapar, sehingga hotel yang dipilih pun harus punya standar khusus. Bukan yang mewah atau dekat pusat kota. Syaratnya satu, dekat dengan restoran atau fast food yang buka sepanjang waktu.
Dengan begini, berarti kamu sudah punya niat akan mendatangi tempat makan itu di waktu yang tak terduga. Nah, kamu sudah tahu dong apa konsekuensinya kalau makan terlalu malam?
3. "Mumpung lagi liburan"
Kamu tahu tubuh akan melar jika makan terlalu banyak. Tapi selalu ada alasan pembenaran. Biasanya kamu akan berkata, "Mumpung lagi liburan". Dengan kalimat sakti tersebut, masuklah segala makanan yang mungkin akan membuat kamu menyesal sepulang liburan nanti.
Makin banyak pembenaran, semakin banyak makanan yang masuk mulut. Boleh jadi saat itu kamu senang karena berhasil mencicip aneka makanan. Hal ini sah saja bagi mereka yang tak memerdulikan berat badan. Tapi buat kamu yang merasa lebih gemuk, tentu akan menyesal setelah mengikuti pembenaran tersebut.
4. Harus mencicip semua makanan khasnya
Sudah sewajarnya jika mendatangi sebuah tempat yang baru, pasti ingin mencicip makanan khasnya. Dengan begitu, kamu bisa tahu seperti apa makanan-makanan yang ada di sana. Lagipula, belum tentu juga kamu bisa menemukan makanan ini di tempat lain.
Dengan berdalih mencicip makanan khas, tiba-tiba kamu malah jadi pemakan segala. Siap-siap galau setelah pulang liburan. Bukannya senang, malah meringis melihat jarum timbangan menunjuk angka yang lebih besar.
5. Selalu sedia receh di kantong
Jajanan biasanya harganya murah. Karena itulah kamu selalu sedia recehan di kantong. Coba perhatikan, biasanya uang receh mudah ditemukan. Mulai dari kantong celana, baju, hingga kantong kecil di tas.
Jadi saat bertemu penjual camilan, kamu bisa langsung beli tanpa repot mencari dompet. Semakin banyak recehan, semakin banyak jajannya. Waduh!
6. Oleh-olehnya makanan
Selain membeli oleh-oleh untuk orang lain, banyak juga traveler yang membeli oleh-oleh untuk diri sendiri. Ada yang senang membeli kerajinan khas, pernak-pernik, dan ada juga yang senang membeli makanan.
Tanpa sadar, kamu akan membeli banyak makanan saat memilih oleh-oleh. Bahkan, kebanyakan oleh-oleh makanan ini malah untuk diri sendiri karena mungkin tak menemukan makanan jenis ini di kota asal. Kalau sudah begini, jangan galau saat menimbang berat badan nanti ya!
(rdy/fay)











































Komentar Terbanyak
Potret Terkini Malaysia yang Selangkah Lagi Jadi Negara Maju
Viral Bule Inggris Menangis Lihat Sampah, Bukit Pergasingan Langsung Ditutup
Gara-gara Protes Penerbangan Delay, Warga 62 Ditahan Polisi KLIA