Maskapai United Airlines belum lama ini menggelar kompetisi bertajuk 'Bug Bounty Programme', dimana siapa saja programmer ataupun peneliti yang bisa meng-hack situs resmi maskapai atau pada aplikasi, akan diganjar oleh imbalan yang setimpal.
Bedanya, hack di sini tidak merusak situs melainkan mencari dan melaporkan kelemahan dari situs tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dilansir dari BBC, Rabu (29/7/2015), pria beruntung itu bernama Jordan Wiens, seorang traveler sekaligus praktisi keamanan internet asal Florida, AS. Dia berhasil menemukan beberapa buah bugs dalam sistem keamanan internet situs United Airlines.
Atas usahanya, Jordan pun diganjar terbang gratis sejauh 1 Juta Mil. Itu setara dengan 8 kali terbang bolak-balik dari Florida, AS menuju ke Eropa di kelas Eksekutif. Jordan pun sangat gembira dan langsung mengajak keluarganya untuk liburan ke Hawaii.
Program 'Bounty Bug' ini telah diluncurkan oleh maskapai United Airlines sejak 2 bulan lalu. Program ini dipercaya membawa keuntungan bagi kedua belah pihak, baik dari maskapai maupun programmer yang mengumpulkan temuannya. Mungkin, traveler dari Indonesia ada yang berminat meniru cara yang dilakukan Jordan untuk terbang gratis?
(rdy/shf)












































Komentar Terbanyak
Koster Tepis Bali Sepi, Wisman Naik, Domestiknya Saja yang Turun
Tangis Istri Pelatih Valencia Pecah, Suasana Doa Bersama Jadi Penuh Haru
Sebelum Bikin Patung Macan Putih Gemoy, Seniman di Kediri Sempat Mimpi Aneh