"Tahun 2014 lalu, kita sudah menggelar paket wisata ke Raja Ampat. Jika biasanya paket ke sana harganya Rp 7-8 juta, kita jual dari Rp 3,5 sampai Rp 4 juta. Alhamdulillah, sukses dan laku," katanya pada acara Penandatanganan MoU Kemenpar dan PT Pelni (Persero) dalam rangka Kerjasama Pengembangan Pariwisata di dalam KM Kelud yang sedang bersandar di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, Jumat (31/7/2015).
Elfien pun menegaskan, kalau paket wisata bahari yang diberikan harganya lebih terjangkau. Tapi ingat, bukan berarti kapalnya berangkat dari Jakarta.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kapal Pelni pun berubah fungsi menjadi 'hotel terapung'. Wisatawan bisa tidur di dalam kapalnya dan mengikuti berbagai kegiatan. Tentu, fasilitas dan pelayanan kapal sudah dibenahi seperti layaknya fasilitas hotel.
"Kapal Pelni punya dua keungulan, aksesibilitas dan akomodasi. Begitu sampai di tujuan, kapalnya lalu berfungsi sebagai akomodasi," ujar Elfien yang menggenakan batik.
Ya, kapal Pelni mampu menjangkau pulau-pulau yang sulit ditempuh dengan kendaraan darat atau udara. Dengan membuat paket wisata, PT Pelni berharap makin banyak wisatawan yang jalan-jalan keliling Nusantara, mempromosikan wisata bahari Indonesia dan memudahkan turis untuk pelesiran ke pulau-pulau nan cantik.
"Kita juga akan bekerjasama dengan Pemda-pemda setempat dan pihak Pelabuhan Pelindo agar perjalanan makin mudah dan nyaman," tutupnya.
(aff/Aditya Fajar Indrawan)












































Komentar Terbanyak
Koster Tepis Bali Sepi, Wisman Naik, Domestiknya Saja yang Turun
Tangis Istri Pelatih Valencia Pecah, Suasana Doa Bersama Jadi Penuh Haru
Sebelum Bikin Patung Macan Putih Gemoy, Seniman di Kediri Sempat Mimpi Aneh