Tim Ekspedisi Jurnalis ke Carstensz 2015 tinggal menghitung hari. Dua misinya, yakni mengibarkan bendera Merah Putih dan menulis keindahan puncaknya serta kawasan di sekitarnya. Inilah pesan Menpar Arief Yahya.
"Saya ingatkan teman-teman besok, keselamatan tidak ada kompromi," ujarnya setelah acara makan malam di Rimba Hotel, Timika bersama Menko Maritim Indroyono, Pemda-pemda setempat, perwakilan korps marinir dan rekan media dalam rangkaian acara Ekspedisi Jurnalis ke Carstensz 2015 dan Korps Marinir, Selasa (11/8/2015) malam.
Menurut Arief, pendakian ke Puncak Carstensz bukanlah pendakian biasa. Butuh skill khusus, persiapan logistik serta mental yang kuat. Apalagi, tim jurnalis tak hanya mendaki tapi juga melakukan peliputan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pria asal Banyuwangi itu pun sebelumnya sempat bercanda, kalau tim jurnalis tidak boleh turun dari Puncak Carstensz kalau Puncak Carstensz sendiri belum jadi tranding topic dunia.
Akan tetapi, lagi-lagi Arief menekankan soal keamanan. Baik dari tim jurnalis sampai Yayasan Somatua selaku koordinator, keamanan adalah nomor satu dan tak terkecuali.
"Kita semua juga sudah berdiskusi termasuk teman-teman korps marinir, keamanan tidak ada kompromi," tegasnya.
(shf/Aditya Fajar Indrawan)












































Komentar Terbanyak
Jokowi Klaim Tak Tahu Ada Ritual Injak Kepala Kerbau, PDIP Tidak Percaya
Provinsi Jawa Barat Mau Ganti Nama Jadi Sunda, Budayawan Cirebon Tanya Urgensinya Apa?
Kasihan! Tapir yang Viral di Lampung Disembelih Warga, Dimasak Jadi Rica-rica