Wisata Olahraga Lari Mesastila Challenge 2015 Digelar Oktober

Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Wisata Olahraga Lari Mesastila Challenge 2015 Digelar Oktober

Faela Shafa - detikTravel
Kamis, 13 Agu 2015 17:55 WIB
Wisata Olahraga Lari Mesastila Challenge 2015 Digelar Oktober
Jumpa pers Mesastila Challenge Ultra (Shafa/detikTravel)
Jakarta -

Resor Mesastila kembali menggelar event wisata olahraga lari Mesastila Ultra Challenge pada Oktober 2015 mendatang. Kali ini, rutenya sampai 100 Km dan melewati 5 gunung. Wah!

Mesastila Challenge Ultra akan kembali digelar untuk para penggemar lari lintas alam. Di tahun 2015 ini ada 5 kategori yaitu 13 km, 21 km, 42 km, 65 km dan 100 km.

"65 dan 100 km yang bagian ultra. Yang 100 km baru sekali ini diadakan," kata General Manager MesaStila, M Isa Ismail Rauf dalam acara konferensi pers MesaStila Challenge Ultra 2015 di Balairung Soesila Soedarman, Gedung Sapta Pesona, Kemenpar, Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta, Kamis (13/8/2015).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tahun ini juga jadi pertama kalinya digelar ultra 100 km. Rutenya pun melewati 5 gunung. Selain 100 km, ada rute lainnya yang rutenya tak kalah seru.

Trek yang dilalui antara lain Stasiun Ambarawa, jembatan lintasan kereta, sawah, hingga perkebunan kopi. Untuk rute gunungnya antara lain Gunung Gilipetung, Gunung Andong dan Gunung Telomoyo.

Acara yang kelima kali digelar ini akan dilaksanakan dari tanggal 9-11 Oktober 2015. 9-10 Oktobernya yang untuk ultra dan tanggal 11 Oktober untuk yang 13 Km dan 21 Km.

Target kunjungannya pada tahun ini adalah 500 peserta mancanegara dan 1.500 pengunjung domestik. Direncanakan total peserta setiap race 100 orang. Sejauh ini sudah ada peserta dari 10 negara yang mendaftar. Di mana target total negara peserta adalah 25.

Acara ini mendapat dukungan dari Kemenpar karena merupakan wisata olahraga. Diharapkan Indonesia bisa terus mengembangkan wisata olahraga yang juga mengedepankan keindahan alam.

"Kami mendukung karena mempromosikan keindahan gunung-gunung di Indonesia khususnya yang ada di Jawa Tengah," tutur Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran Pariwisata Nusantara, Esthy Reko Astuti dalam acara yang sama.

(rdy/Aditya Fajar Indrawan)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads