Ikuti Jejak Borobudur, Situs Gunung Padang Akan Didaftarkan Sebagai Warisan Dunia

Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Ikuti Jejak Borobudur, Situs Gunung Padang Akan Didaftarkan Sebagai Warisan Dunia

Fajar Pratama - detikTravel
Selasa, 18 Agu 2015 09:40 WIB
Ikuti Jejak Borobudur, Situs Gunung Padang Akan Didaftarkan Sebagai Warisan Dunia
Situs Gunung Padang (Kurnia/detikTravel)
Jakarta - Di Indonesia sejumlah situs sudah terdaftar sebagai World Heritage Site atau Situs Warisan Dunia UNESCO. Situs purbakala Gunung Padang di Cianjur, Jawa Barat pun akan didaftarkan menjadi salah satunya.

Beberapa Situs Warisan Dunia UNESCO di Indonesia yaitu Candi Borobudur, Candi Prambanan, situs manusia purba Sangiran, dan Subak Bali. Kini ada rencana dari Masyarakat Arkeologi Indonesia (MARI) untuk membuat draft nominasi Situs Gunung Padang agar terdaftar sebagai Situs Warisan Dunia agar dapat terdaftar di lembaga internasional.

"Situs Gunung Padang yang mulai dikunjungi pelancong Belanda sejak tahun 1890, pada sekitar 3 tahun terakhir ini begitu menarik perhatian masyarakat. Para peneliti Indonesia telah melakukan riset intensif mulai awal tahun 2012. Sementara itu, sejumlah peneliti asing dari berbagai negara menyatakan ketertarikannya untuk melakukan riset di situs yang terletak di Kabupaten Cianjur Jawa Barat tersebut," kata Ketua MARI Ali Akbar, Selasa (18/82015).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut Ali, berdasarkan hasil uji pertanggalan absolut dengan metode carbon dating (C14) di laboratorium BATAN telah diperoleh angka 5.200 Sebelum Masehi (SM). Usia tersebut terbilang fenomenal sehingga menjadi kontroversial. Jika dibandingkan dengan usia piramida Mesir yang sekitar 2500 SM, maka Situs Gunung Padang masih lebih tua sekitar 3000 tahun.

"Situs Gunung Padang adalah jenis situs yang berkali-kali dihuni dan berkali-kali pula ditinggalkan akibat berbagai sebab. Jenis situs seperti ini di dalam ilmu arkeologi disebut multicomponent site. Salah satu periode penghunian sebagaimana telah dibuktikan berdasarkan hasil uji carbon dating dan temuan berupa artefak logam adalah 500 SM," terang Ali yang juga pengajar di jurusan Arkeologi UI ini.

Ali menjelaskan, untuk kepentingan nominasi World Heritage mungkin periode yang akan diajukan adalah Situs Gunung Padang saat digunakan pada 500 SM atau sekitar 2500 tahun yang lalu. Angka tahun ini tidak terlalu menimbulkan kontroversi sehingga diharapkan seluruh elemen masyarakat Indonesia turut mendukungnya. Tentu saja nanti pemerintah yang akan mendaftarkannya secara resmi ke UNESCO. Draft nominasi rencananya akan diserahkan MARI kepada pemerintah pada pertengahan bulan September 2015.

"Usia Situs Gunung Padang yang 500 SM juga sudah tergolong tua. Candi Borobudur yang tercatat sebagai World Heritage dibuat sekitar tahun 700 Masehi atau sekitar 1300 tahun yang lalu. Sementara itu, Situs Machu Picchu di Peru yang juga tercatat sebagai World Heritage berasal dari sekitar tahun 1400 Masehi. Situs Machu Picchu memiliki bentuk arsitektur yang mirip dengan Situs Gunung Padang. Namun demikian, Situs Gunung Padang berusia sekitar 2000 tahun lebih tua dari Situs Machu Picchu," tutup dia.

(sst/sst)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads