Mau Surfing Tapi Tak Ada Ombak, Ini Solusinya
Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Mau Surfing Tapi Tak Ada Ombak, Ini Solusinya

Kurnia Yustiana - detikTravel
Jumat, 21 Agu 2015 16:50 WIB
Mau Surfing Tapi Tak Ada Ombak, Ini Solusinya
Surfing pakai Carver Board di sebuah sungai (oneanboards/Instagram)
Jakarta - Traveler pecinta surfing biasanya datang ke berbagai pantai dengan ombak menantang. Tapi bagaimana jika ingin surfing di pantai, sungai atau danau yang tanpa ombak? Papan surfing inovatif ini mungkin bisa jadi jawabannya.

Pantai dengan ombak yang tenang ataupun sungai serta danau memang bukan destinasi untuk surfing. Namun, sebuah perusahaan asal Spanyol bernama Onean membuat papan inovasi baru yang memungkinkan penggunanya untuk surfing di destinasi dengan ombak landai.

Ditengok detikTravel dari situs resminya, Jumat (21/8/2015), papan surfing inovasi dari Onean adalah Carver dan Manta Board. Keduanya adalah papan surfing eletrik, yang memungkinkan para peselancar untuk beraksi di laut yang tenang, atau bahkan sungai, danau dan kanal.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kedua papan surfing itu dipasangi baterai dan bisa bertahan selama 20 menit dengan pemakaian maksimal. Kecepatan papan dan arahnya bisa dikontrol dengan remote yang dipegang masing-masing peselancar.

Untuk peselancar yang ingin banyak belajar, Carver Board mungkin bisa sangat berguna karena memungkinkan untuk berlatih dimana berbagai tempat. Carver Board didesain mirip dengan papan surfing pada umumnya dan memang mudah dipakai.

Sedangkan Manta Board bentuknya sedikit berbeda, yaitu seperti persegi panjang. Manta Board ini memang lebih didesain khusus untuk menyusuri perairan seperti sungai atau danau dengan kecepatan maksimal 8 km per jam. Penggunaannya mirip juga seperti kano yang bisa dipakai untuk duduk.

Kedua papan inovasi baru ini memang keren tapi harganya juga cukup mahal. Untuk pre order paket Carver Board harganya 3.450 Euro (Rp 54 juta) dan 3.650 Euro (Rp 57 juta) untuk Manta Board. Ada juga baterai tambah seharga 1.150 Euro (Rp 18 juta).

(krn/sst)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads