Pada Festival Budaya Buton 2015 di Kabupaten Buton, banyak turis asing yang ikut menyaksikan berbagai rangkaian acaranya. Kerennya, mereka datang dengan memakai sarung tenun khas Buton yang beraneka warna.
Festival Budaya Tua Buton 2015 mencapai puncaknya pada hari Senin (24/8/2015) di Lapangan Banabungi, Pasarwajo, Buton. Pada hari itu, ada tiga tradisi adat Buton yang dilaksanakan yaitu Pedole-dole, Pusuo dan Pekande-kandea. Para turis pun banyak yang datang dengan mengenakan sarung tenun khas Buton.
Tak hanya turis lokal, turis mancanegara pun terlihat menghadiri festival dengan pakai sarung Buton. Baik pria maupun wanita, tampak menggunakan sarung tersebut dengan rapi. Para turis itu pun mengaku senang memakai sarung Buton.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pria itu memakai sarung dengan perpaduan warna hijau, kuning dan pink dan bermotif kotak-kotak. Ia tampak tersenyum sambil menunjukkan kakinya yang tetap leluasa bergerak ketika memakai sarung. Dia juga menyelipkan keris yang diberikan oleh seorang petinggi Buton di pinggangnya. Gagah!
Hal senada juga diungkapkan oleh Carlos, seorang turis yang jauh-jauh datang berkunjung dari Australia. Carlos mengatakan bahwa ia memilih sendiri warna sarung yang dipakai, yaitu perpaduan warna kuning, hijau dan oranye.
"Saya suka warnanya, kuning, oranye dan hijau. Hampir seharian saya pakai ini," kata Carlos.
Selain Rafael dan Carlos, banyak turis asing lainnya yang terus menggunakan sarung Buton dari awal hingga akhir acara puncak Festival Budaya Tua Buton 2015. Sarung itu pun akan mereka bawa pulang sebagai suvenir.
(rdy/sst)












































Komentar Terbanyak
Jokowi Klaim Tak Tahu Ada Ritual Injak Kepala Kerbau, PDIP Tidak Percaya
PDIP Vs PSI Soal Jokowi Jalani Ritual Injak Kepala Kerbau di Lampung
Di Lampung, Jokowi Jalani Tradisi Injak Kepala Kerbau