Berkelahi di Kokpit, Pilot di Tiongkok Dilarang Terbang 6 Bulan

Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Berkelahi di Kokpit, Pilot di Tiongkok Dilarang Terbang 6 Bulan

Wahyu Setyo - detikTravel
Jumat, 04 Sep 2015 07:20 WIB
Berkelahi di Kokpit, Pilot di Tiongkok Dilarang Terbang 6 Bulan
Pesawat China United Airlines (united.com)
Beijing - Jika biasanya penumpang yang berbuat ulah, kali ini justru malah sang pilot yang bermasalah. Pilot & kopilot maskapai China United Airlines kedapatan berkelahi di dalam kokpit. Mereka pun dihukum dilarang terbang selama 6 bulan!

Peristiwa ini cukup mengagetkan karena jarang ada kasus serupa yang terjadi di dunia penerbangan. Namun, di Tiongkok kasus ini sungguhan terjadi. Peristiwanya pun menjadi pemberitaan media lokal seperti South China Morning Post hingga Daily Mail di Inggris.

Ditelusuri detikTravel pada Jumat (4/9/2015), South China Morning Post menyebutkan kasus ini sudah terjadi bulan Juli lalu, namun baru terungkap minggu ini. Asal traveler tahu, kedua pilot ini berkelahi sewaktu pesawat masih mengudara di ketinggian 33.000 kaki!

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pihak maskapai China United Airlines pun membenarkan kejadian tersebut. Menurut mereka, kejadian itu hanyalah kontak fisik biasa karena kesalahpahaman antar plot dan kopilot. Mereka menyangkal jika salah satu dari pilot itu sampai berdarah-darah di bagian kepala.

Atas kejadian tersebut, Pihak CAAC (Civil Aviation Administration of China) langsung menjatuhkan sanksi untuk mereka. Sanksi itu berupa larangan terbang selama 6 bulan lamanya. Seluruh kru kabin yang bertugas saat itu juga dikenai sanksi yang sama, larangan terbang hingga 6 bulan.

Pihak CAAC juga menjatuhkan sanksi lain berupa pemotongan jam terbang maskapai China United Airlines (CUA) hingga 10%, serta melarang maskapai itu untuk menambah rute penerbangan baru di Tiongkok. Pihak otoritas keamanan penerbangan itu mengaku tidak akan menolerir kejadian yang dapat membahayakan keselamatan penumpang.

(aff/aff)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads