Viral dugaan eksploitasi satwa di Canggu, Bali. Seekor kuda putih untuk wisata tampak kurus kering dan akhirnya berakhir mati.
Kuda yang kondisinya kurus kering itu viral setelah videonya diunggah oleh warga negara asing (WNA) melalui akun Instagram @quenttin.e. Ia mendapatkan video kuda tersebut dari temannya, Marc Buckner dengan akun Instagram @marcbuckner.
Kuda putih tersebut diduga dieksploitasi untuk ditunggangi wisatawan di pantai kawasan Desa Canggu, Kecamatan Kuta Utara, Badung. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Badung telah menelusuri keberadaan kuda itu. Diketahui, hewan tersebut kini telah mati.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Petugas Satuan Polisi Pamong Praja bersama Bidang Kesehatan Hewan Dinas Pertanian dan Pangan Badung mendatangi lokasi kuda tersebut pada Jumat (18/9). Berdasarkan pengecekan petugas kuda yang viral itu dipastikan mati akibat sakit dan diduga stres.
"Kami sudah turun ke lokasi bersama Dinas Pertanian dan berkoordinasi dengan Perbekel Desa Canggu. Kuda yang viral itu memang sudah berusia di atas 30 tahun dan sudah mati karena sakit serta stres," kata Kasatpol-PP Badung, I Gusti Agung Ketut Suryanegara, Minggu (20/9/2026).
Suryanegara mengatakan kondisi fisik kuda yang memprihatinkan juga dipengaruhi faktor usia yang sudah sangat tua. Ada dua kuda lain yang ditemukan petugas di lokasi. Dua kuda itu langsung dipindahkan petugas ke Tabanan.
Menurut Suryanegara, pemilik awalnya menyewakan kuda-kuda tersebut kepada para wisatawan untuk menyusuri pesisir pantai. Aktivitas penyewaan itu sejatinya telah dihentikan total sejak dua tahun lalu.
Meski bisnis penyewaan kuda wisata itu sudah tutup, Suryanegara mengungkapkan pemilik masih rutin membawa kuda-kuda tersebut berjalan-jalan di sepanjang pantai. Petugas memastikan penanganan terhadap sisa kuda yang ada kini terus dipantau.
"Dulu kuda-kuda ini memang disewakan ke turis untuk jalan-jalan di pantai, tetapi sejak dua tahun lalu sudah tidak disewakan lagi. Dua kuda yang tersisa sudah resmi dipindahkan ke Tabanan," tegas Suryanegara.
---------
Artikel ini telah naik di detikBali.










































