Calon Primadona Wisata Baru di Sumbar: Mandeh

Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Calon Primadona Wisata Baru di Sumbar: Mandeh

Fitraya Ramadhanny - detikTravel
Sabtu, 05 Sep 2015 09:55 WIB
Calon Primadona Wisata Baru di Sumbar: Mandeh
Pemandangan Mandeh (Fitraya/detikTravel)
Painan - Kabupaten Pesisir Selatan pelan-pelan siap menjadi primadona baru di Sumatera Barat setelah Padang atau Bukittinggi. Ada kawasan Mandeh dengan panorama pulau-pulau, sampai Painan dengan aneka pantai menawan.

Kabupaten Pesisir Selatan, mungkin masih ada di luar radar wisatawan. Anggapan itu tidak salah mengingat kabupaten ini baru lepas dari status daerah tertinggal. Kini, pariwisata menjadi langkah yang ditempuh pemkab untuk memajukan daerah.

"Kami dulu daerah tertinggal, baru tahun kemarin keluar. Jadi baru sekarang mengembangkan pariwisata. Ini yg palling mudah dikembangkan," kata Bupati Pesisir Selatan Nasrul Abit, di Painan kepada detikTravel yang datang bersama AntaVaya Tour & Travel untuk melihat potensi wisata di kabupaten itu, Jumat (4/9/2015) sore.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Nasrul Abit cukup serius untuk membangun pariwisata di sana. Calon primadona wisata yang disiapkan adalah kawasan pariwisata Mandeh. Ada sejumlah destinasi wisata yang disiapkan di sini.

Untuk melihat panorama Mandeh dari ketinggian ada Panorama 1, punggung bukit yang disiapkan sebagai view point wisatawan melihat kawasan Mandeh. Jejeran pulau terhampar membuatnya sepintas mirip Raja Ampat. Sayang asap tipis kiriman dari Riau agak menghalangi pemandangan.

"Tanjung Batu Kalang itu disiapkan untuk pihak swasta. Pemberdayaan masyarakat dengan homestay disiapkan di Nagari Mandeh, Sungai Nyalo dan Sungai Pinang. Di Pulau Cubadak sudah ada resor yang dikelola orang Italia dan Pulau Setan Besar dan Setan Kecil untuk permainan air," papar Nasrul.

Pemkab Pesisir Selatan juga menyiapkan jalan raya baru yang dibangun menyusuri garis pantai. Tujuannya, agar turis dari arah Padang mendapatkan pemandangan yang super menawan sampai ke Mandeh.

"Sekarang lagi mau bikin jalan 42 km yang selesai 2017 menyusuri pantai lewat Mandeh sampai ke Carocok Tarusan," jelasnya.

Perlahan, pariwisata pun meningkatkan taraf kehidupan masyarakat. Para nelayan tradisional kini bisa mencari penghidupan baru dari pariwisata.

"Masyarakat yang tadinya nelayan tradisional bisa beralih menjadi pemandu wisata, bawa kapal untuk wisatawan, jualan makanan dan UKM juga tumbuh," tutupnya.

(sst/sst)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads