"Tradisi pesantren di Jember sudah ada sejak tahun 1700-1800an. Di sini sekarang ada pesantren tradisional, pesantren modern, serta gabungan dari keduanya," tutur Kadisbudpar Kabupaten Jember, Sandi Suwardi Hasan saat berbincang dengan rombongan wartawan di Kantor Pariwisata Kabupaten Jember, Kamis (10/9/2015).
Oleh karena itu, Pemerintah Kabupaten Jember akan mulai menggalakkan wisata pesantren. Mulai dari menginap, sampai melakukan aktivitas Islami.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Nantinya, lanjut Sandi, traveler bisa mengikuti program wisata pesantren. Misal dengan dzikir tengah malam, memasak bersama, sampai tarawih saat bulan Ramadan.
"Ini juga sedang kami jual kepada travel agent, sebagai destinasi wisata alternatif di Jember," kata Sandi.
(rdy/rdy)











































Komentar Terbanyak
Viral Bule Inggris Menangis Lihat Sampah, Bukit Pergasingan Langsung Ditutup
Viral Sawah Bergaya Sabana di Prambanan, Petani Protes Lahan Jadi Tempat Bikin Konten
Terpopuler: Pendaki Bawa Sapi ke Gunung Rinjani untuk Disembelih,Berujung Dikecam