Strategi Pariwisata Rizal Ramli, dari WC Bersih Sampai Visa

Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Strategi Pariwisata Rizal Ramli, dari WC Bersih Sampai Visa

Nur Khafifah - detikTravel
Senin, 02 Nov 2015 19:13 WIB
Strategi Pariwisata Rizal Ramli, dari WC Bersih Sampai Visa
Wisatawan di Pantai Kuta (Gede/detikTravel)
Jakarta - Demi meraih target wisatawan, pemerintah merancang strategi pariwisata dari hal besar sampai hal kecil. Mulai dari visa, sampai urusan WC yang jorok dan kotor.

Menko Kemaritiman dan Sumber Daya Rizal Ramli mengatakan, peningkatan pariwisata menjadi salah satu fokus program pemerintah. Sebab bidang pariwisata paling mudah untuk meningkatkan lapangan kerja.

"Kita ingin tingkatkan (wisatawan) dari yang sekarang 10 juta (per tahun) menjadi 20 juta dalam 5 tahun ke depan," kata Rizal dalam acara Silaturahmi Pers Nasional dan Kick Off Hari Pers Nasional di gedung TVRI, Jl Pemuda, Jakarta, Senin (2/10/2015).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Untuk mencapai angka tersebut, ada beberapa hal yang harus ditingkatkan pemerintah. Antara lain dengan memberikan bebas visa kepada 40 negara.

"Yang penting bukan dari negara ekstrem seperti (negara basis) ISISβ€Ž, bukan dari negara pengekspor narkoba," katanya.

Selain itu, β€Žbisnis penerbangan juga harus diperbaiki. Sebab saat ini bisnis penerbangan di Indonesia menurun karena berbagai kecelakaan yang terjadi baru-baru ini.

Selain itu, daerah tujuan wisata juga harus diperluas. Daerah-daerah dengan potensi wisata tinggi, harus disiapkan mampu menampung para wisatawan berkelas internasional seperti Bali. Sebab saat ini wisatawan di Bali sudah terlalu penuh.

"Maunya 50 daerah (tujuan wisata). Tapi uangnya terbatas. Kita fokus 10 daerah dulu. Kalau 10 jalan, yang lain ikut," tuturnya.

β€ŽSaat ini kata Rizal, daerah-daerah dengan potensi wisata tinggi harus dibenahi agar dapat memberikan pelayanan memadai kepada para wisatawan. Dari hal-hal kecil seperti toilet dan kebersihan lingkungan harus dijaga dan diutamakan.

"Tourism nggak bisa kalau jorok. Bikin WC standar internasional. Kasih rakyat, kasih kredit pembangunan. Jangan mimpi jadi daerah wisata kalau WC-nya jelek," tutur Rizal.

(fay/fay)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads