Benda-benda Unik Museum di Indonesia Kumpul di Semarang

Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Benda-benda Unik Museum di Indonesia Kumpul di Semarang

Angling Adhitya Purbaya - detikTravel
Kamis, 05 Nov 2015 08:51 WIB
Benda-benda Unik Museum di Indonesia Kumpul di Semarang
Koleksi patung Ganesha (Angling/detikTravel)
Semarang - Inilah saat yang pas untuk menikmati museum di Semarang. Sebanyak 18 museum mengikuti pameran Museum Mart di Museum Ronggowarsito dengan membawa aneka koleksi menariknya.

Berbagai benda bersejarah dan unik dari berbagai museum di Indonesia ditampilkan mulai dari arca candi, kitab milik Pangeran Diponegoro, hingga mesin ketik berhuruf Jawa. Semua ditampilkan di Museum Ronggowarsito Semarang.

Kasi Pengkajian dan Pelestarian Museum Ronggowarsito, Budi Santosa mengatakan 18 museum yang mengikuti pameran berasal dari Jawa Tengah, Jakarta, Banten, dan Bandung. Pameran berlangsung sejak hari Senin (2/11) kemarin hingg Sabtu (6/11) mendatang.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Yang dipamerkan, yang besar-besar itu ada sekitar 180 koleksi," kata Budi saat ditemui detikTravel di Museum Ronggowarsito, Rabu (4/11/2015) sore kemarin.

Museum yang mengikuti pameran antara lain Museum Perangko, Museum Kereta Api, Museum Pers Nasional, Museum Sumpah Pemuda, Museum Diponegoro, Museum Penerangan, dan Museum Purba Sangiran.

Berbagai benda koleksi mulai dari fosil hewan atau manusia purba, peninggalan candi-candi seperti Arca Ganesha, Nandi atau patung sapi, uang receh zaman kerajaan kuno, mesin ketik aksara Jawa, replika jubah Pangeran Diponegoro, dan sebagainya.

Selain pameran diselenggarakan juga berbagai kesenian seperti pagelaran wayang oleh para dalang cilik dan sebagainya. Ada juga sesi pihak museum yang menawarkan programnya kepada para guru yang hadir.

"Jadi ada juga pedagang-pedagang untuk menjual makanan, komunitas-komunitas, fashion show hari Jumat, ini ada dalang cilik," imbuh Budi.

Acara tersebut ternyata disambut meriah terutama para siswa sekolah dan mahasiswa. Target pengunjung sebanyak 20 ribu pun menurut Budi akan tercapai.

"Sampai hari ini saja sudah 11 ribu pengunjung. Targetnya 20 ribu pengunjung," tegas Budi.

(shf/fay)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads