Famtrip ke destinasi wisata di Pulau Dewata Bali, Malang dan Kota Surabaya ini diikuti 15 agen travel serta operator tour dari China, 2 dari Taiwan serta 2 dari India.
"Famtrip bagi tour operator dan travel agent ini, mengajak mereka dapat merasakan dan menikmati destinasi wisata. Diharapkan, mereka dapat menjual paket wisata di sini ke masyarakat di negara mereka masing-masing," ujar Kasubid Perjalanan Wisata Pengenalan Minat Khusus dan Konvensi Kementerian Pariwisata Lilis Fauziah di sela Famtrip di Kota Surabaya, Sabtu (21/11/2015).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Selama di Surabaya, akan kita ajak ke Gunung Bromo. Namun sayang sekali tidak bisa ke sana karena ada larangan ke Bromo (status waspada)," tuturnya.
Sebelum ke Surabaya, mereka juga diajak keliling menikmati keindahan alam dan budaya di Pulau Dewata Bali seperti di Pantai Kuta, Tanah Lot. Kβemudian mereka ke Kota Batu mengikuti wisata petik apel, ke Museum Tubuh dan Museum Angkut.
"Pada intinya, mereka sangat tertarik," terangnya.
Sementara itu, Gondo Hartono, Wakil Ketua Association of The Indonesia Tours & Travel Agencies (ASITA) Jawa Timur menilai, program Famtrip ini cukup bagus untuk memperkenalkan dan menjual paket perjalanan wisata di Indonesia, khususnya di Jawa Timur.
"Memang kita butuh operator tour datang ke sini untuk melihat objeknya. Kalau mereka punya feeling bisa jual ke masyarakat di negaranya," kata Gondo.
Ia mengakui, salah satu kendala untuk mendongkrak wisatawan manca negara adalah tidak ada penerbangan langsung dari Surabaya ke negara wisatawan seperti China, India.
"Mereka operator dari Guangzhou. Kalau ada penerbangan langsung, perjalannya sekitar 4-5 jam ke Surabaya," jelasnya.
Sedangkan Rashid Mundeth, salah satu peserta Famtrip dari agen travel di India mengatakan bahwa destinasi wisata di Bali cukup bagus. Seperti sunset di pantai kuta Bali. Sedangkan di Malang, mereka cukup senang dan nyaman, dan terkesan dengan Museum Angkut.
"Saya lihat di sini wow, dan di India tidak ada," terangnya.
(rdy/fay)












































Komentar Terbanyak
Koster Tepis Bali Sepi, Wisman Naik, Domestiknya Saja yang Turun
Tangis Istri Pelatih Valencia Pecah, Suasana Doa Bersama Jadi Penuh Haru
Sebelum Bikin Patung Macan Putih Gemoy, Seniman di Kediri Sempat Mimpi Aneh