Pada hari ini Sabtu (5/12), Kota Purwakarta akan menyelenggaran Festival Steak Maranggi untuk yang pertama kalinya. Berikut adalah rangkaian acaranya.
Penyelenggaraan Festival Steak Maranggi 2015 akan bertempat di Jalan KK Singawinata, Purwakarta tepat pada pukul 19.30 WIB. Format acara akan berbentuk seperti lomba memasak untuk menciptakan diversifikasi dari Sate Maranggi, yakni dalam bentuk steak yang populer di negara Barat.
Diikuti oleh 75 peserta dari tingkatan SMP, SMU, hingga SMUK se-Purwakarta, festival ini sudah pasti akan meriah. Di awal acara, para peserta akan terlebih dulu melakukan persiapan di tenda yang telah disediakan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Nanti ada dua panggung etnik, pas pembukaan ada Goyang Maranggi," ujar Kabid Pariwisata Purwakarta, Asep Supriatna pada detikTravel di Pendopo Setda Kabupaten Purwakarta, Sabtu (5/12/2015)
Durasi lomba yang diberikan pun hanya 60 menit. Dalam tempo yang singkat tersebut, para peserta diharuskan membuat Steak Maranggi tanpa melupakan pakem dan bumbu dasarnya. Tentu ini adalah inovasi menarik yang belum pernah ada sebelumnya. Juri pun akan menilai manakah Steak Maranggi yang terbaik dan langsung mengumumkan pemenangnya malam itu juga.
Bagi para traveler dan masyarakat juga diizinkan untuk melihat lomba dan Festival Steak Kuliner secara cuma-cuma, alias gratis. Selain itu, juga akan hadir sejumlah penjaja sate maranggi ternama di Purwakarta. Di akhir acara, traveler juga dapat mencicipi kuliner Steak Maranggi yang dibuat oleh para peserta.
"Nanti wisatawan diperbolehkan untuk mencoba hasil masakan peserta lomba," ujar Asep.
Jadi bagi traveler yang belum ada acara untuk akhir pekan, langsung saja datang ke Purwakarta untuk melihat Festival Steak Maranggi 2015. Acaranya juga gratis lho. Jadi persiapkan perut Anda untuk menikmati sedapnya sate dan steak maranggi!
(rdy/rdy)












































Komentar Terbanyak
Wanita Palembang Nekat Nyamar Jadi Pramugari, Batik Air Buka Suara
Koster Tepis Bali Sepi, Wisman Naik, Domestiknya Saja yang Turun
Melawai Plaza: Markas Perhiasan Jakarta yang Melegenda Itu Tak Lagi Sama