Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Selasa, 08 Des 2015 18:45 WIB

TRAVEL NEWS

Wisata Halal Populer di Luar Negeri, Tapi Belum di Indonesia

Afif Farhan
Redaksi Travel
Masjid Raya Al Mashun Medan (Wiwit Prasetyono/d'Traveler)
Masjid Raya Al Mashun Medan (Wiwit Prasetyono/d'Traveler)
Jakarta - Korea Selatan, Thailand sampai Tiongkok sudah gencar mengenalkan wisata halal untuk turis Muslim. Di Indonesia sendiri yang mayoritas penduduknya Muslim, wisata halal justru masih asing.

"Kita merasa sudah halal, jadi nggak butuh lagi. Padahal orang lain (turis-red) butuh," ujar Asisten Deputi Pengembangan Segmen Pasar Bisnis dan Pemerintah Pariwisata Nusantara, Tazbir saat jumpa pers Pameran Paket Wisata Syariah di Mal Kota Kasablanka, Jakarta Selatan, Selasa (8/12/2015).

Menurut Tazbir, turis Muslim angkanya terus meningkat. Maka tak heran, tagline wisata halal atau wisata syariah digalakan oleh beberapa negara termasuk negara tetangga, Malaysia. Melalui hal itu, turis Muslim pun dibuat makin nyaman.

"Begini deh, turis-turis Indonesia kalau ke Thailand itu mencari makanan halal. Di sana sudah tersedia semua. Indonesia juga ada banyak, malah produk untuk turis Muslim lebih banyak seperti masjid-masjid dan makam-makam wali," papar Tazbir.

Tazbir memberi contoh, wisata halal yang bisa digarap di Indonesia yakni seperti bus yang berhenti ketika waktu salat dan semuanya salat, tempat makan bersih, waktu salat shubuh dibangunin dan masih banyak lagi. Soal masjid-masjid atau bangunan peninggalan kerjaan Islam di Indonesia, tak perlu diragukan lagi.

"Ada paket wisata halal di Korea, China dan Thailand. Di Indonesia belum banyak wisata halal atau syariah karena belum populer. Padahal, ke depannya wisata halal ini akan berkembang pesat," tutupnya.

(shf/shf)
BERITA TERKAIT
NEWS FEED