General Manager Garuda Indonesia Branch Office Semarang, I Wayan Supatriyasa mengatakan penerbangan perdana dari Pangkalan Bun ke Semarang ternyata sangat diminati karena banyak warga asal Jawa yang pulang kampung dari kalimantan pada libur panjang kali ini.
"Dari Pangkalan Bun penuh, sedangkan dari Semarang terisi 60%. Ini bertepatan dengan liburan Natal dan tahun baru. Dari Semarang diprediksi akan penuh pada awal Januari," kata Wayan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Gubernur Ganjar mengatakan pihaknya mengapresiasi Garuda yang membuka rute baru tersebut karena Jawa Tengah ternyata merupakan daerah yang banyak didatangi warga Kalimantan, ataupun sebaliknya.
"Ada 7 Kabupaten di Kalimantan yang berhadapan dengan Jawa Tengah, jadi di sisi Selatan Kalimantan. Saya waktu itu terkejut karena banyak saudara-saudara kita khususnya di bagian Selatan (Kalimantan) berobat ke RS Kariadi (Semarang) dan sekolah di Undip. Kok milihnya ke sini? Ternyata itu jalur yang paling gampang dilewati," kata Ganjar.
Dengan rute baru itu, lanjut Ganjar, Semarang menjadi penghubung Jawa-Kalimantan dan tentunya akan bermanfaat bagi ekonomi maupun wisata di dua wilayah itu. Karena masyarakat yang ingin ke Pangkalan Bun harus melewati Semarang.
"Garuda mensetting ini dengan bagus. Jadi apakah dari Jakarta atau Surabaya dan Denpasar, hub-nya di Semarang. Untuk rute bisnis boleh, juga wisata boleh. Destinasi sudah disiapkan," tegas Ganjar.
Rute Semarang-Pangkalan Bun dengan nomor penerbangan GA 7527 itu akan dilayani tiga kali dalam sepekan yaitu hari Rabu, Jumat, dan Minggu dengan keberangkatan pukul 13.25 dan tiba 14.50 atau lama perjalanan 1 jam 25 menit. Harga tiketnya mulai Rp 685.100. Sementara itu rute sebaliknya, yaitu Pangkalan Bun-Semarang juga dilayani pada tiga hari yang sama. Penerbangan dengan nomor GA 7526 itu berangkat pukul 11.30 WITA dan tiba di Semarang pukul 12.55 WIB.
Penerbangan tersebut terintegerasi dengan Ketapang. Sehingga ada rute Semarang-Ketapang dengan harga tiket 1.294.000. Keberangkatan juga dilakukan tiga hari dalam sepekan.
Wayan menegaskan, selain perjalanan bisnis, rute tersebut akan sangat bermanfaat bagi pariwisata. Selain itu kepercayaan wisata asing menggunakan maskapai Garuda Indonesia menjadi salah satu indikator menguntungkan untuk wisata di Semarang maupun Kalimantan.
"Wisatawan asing lebih percaya kepada Garuda. Dengan begitu Semarang bisa mendapat tambahan dari segi pariwisata dan sebagainya. Syukur-syukur mereka stay di Semarang dulu," tandasnya.
(rdy/rdy)












































Komentar Terbanyak
Koster Tepis Bali Sepi, Wisman Naik, Domestiknya Saja yang Turun
Tangis Istri Pelatih Valencia Pecah, Suasana Doa Bersama Jadi Penuh Haru
Sebelum Bikin Patung Macan Putih Gemoy, Seniman di Kediri Sempat Mimpi Aneh