Kelima menteri tersebut yakni Menpar Arief Yahya, Menkopulhakam Luhut Panjaitan, Menko Maritim Rizal Ramli, Menteri LHK Siti Nurbaya dan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono. Serta, beberapa pejabat dari Sumatera Utara, seperti Plt Gubernur Sumatera Utara Erry Nuradi.
Mereka semua berkumpul di IT Del Laguboti, Toba Samosir. Selama siang hari ini, berlangsunglah 'Rakor Tindak Lanjut Badan Otorita Pengelolaan Kawasan Pariwisata Danau Toba'.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selanjutnya, giliran Menko Maritim Rizal Ramli. Dirinya menegaskan, pertemuan ini harus bisa mewujudkan mimpi agar Danau Toba makin dikenal dunia. Serta, tentu saja fasilitas, infrastruktur dan pengelolaan pariwisatanya makin maju.
"Di sini sudah ada 5 menteri, Kapolda dan Plt Gubernur. Kalau sampai nggak jadi nih barang, bahasa Pak Luhut kita gibas. Bahasa Rizal Ramli, Gue kepret loe!" tegasnya.
Hingga kini rakor masih berlangsung di IT Del Laguboti. Beberapa ahli wisata, seperti mantan Wamen Kemenparekraf Sapta Nirwandar dan lain-lain masih bertukar pikiran.
"Terkait acara ini, intinya adalah Danau Toba dikelola oleh satu pintu yaitu Badan Otorita Pariwisata. Danau Toba ini adalah bisnis 1 M dollar, atau Rp 14 T jika dikelola dengan baik," papar Menpar Arief Yahya. (sst/sst)










































