"Jadi, suasananya benar-benar sudah normal. Warga sudah bergerak sendiri, melaporkan fakta lapangan dengan akun Twitter, Facebook, Instagram, Path, Pinterest, dan lain-lain," kata Menpar Arief Yahya dalam rilis pers yang diterima detikTravel dari Crisis Centre Kementerian Pariwisata, Minggu (17/1/2016).
Suasana Car Free Day hari ini pun berlangsung normal. Perempatan pos polisi Thamrin malah jadi titik favorit. Warga Jakarta benar-benar tidak takut, tidak nervous, tidak ragu-ragu berpose di sana, untuk mengganti picture handphone dan gambar di medsosnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kepercayaan asing juga terus pulih. Buktinya menurut Menpar, kapal pesiar The Seven Seas Voyager akan tetap tiba sesuai jadwal di Sabang Aceh, 21 Januari 2016. Mereka membawa ribuan wisatawan mancanegara.
"Januari 2016 ini Sabang sudah dikunjungi 3 cruise ship. Mereka tak akan datang kalau suasana tidak aman," jelas Arief lagi.
Tak hanya itu, Chartered Flights Garuda untuk liburan Imlek 2016 dari 11 kota di China, juga akan tiba sesuai jadwal. Ke-65 pesawat itu tetap akan mengangkut lebih dari 23.000 wisatawan Tiongkok untuk berlibur Tahun Baru China di Pulau Dewata.
"Itu juga menunjukkan dan bahkan meyakinkan bahwa Indonesia aman. Tidak perlu diragukan lagi!" tutur Mantan Dirut PT Telkom Indonesia ini.
Menurut Menpar, keadaan sekarang sudah normal kembali dan tidak perlu ada yang dikhawatirkan. Wisatawan bisa dengan aman dan nyaman berkunjung ke Indonesia karena situasi telah terkendali.
"Sekarang kita tidak relevan lagi membicarakan insiden itu. Sudah lewat, sudah masa lalu, sudah normal. Sekarang kita bicara promosi, menyiapkan destinasi dan atraksi, karena 8 Februari ada Imlek. Saatnya kita bekerja lagi. 9 Maret ada Gerhana Matahari Total. Seluruh hotel di Palu, sudah fully booked, harus cari kota lain yang juga dilintasi GMT," tutup Arief.
(wsw/arradf)












































Komentar Terbanyak
Bandara Husein Sastranegara Beroperasi Lagi, Kertajati Jadi Bengkel Pesawat
Prabowo Beri Lampu Hijau, Bandara Husein Sastranegara Mulai Bersolek
Jokowi Dapat Gelar Baginda Pemuka Bangsa dari Keraton Kagungan Lampung, Apa Maknanya?