Majukan Tanjung Lesung, Kemenpar Kejar Mutu SDM Setempat

Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Majukan Tanjung Lesung, Kemenpar Kejar Mutu SDM Setempat

Faela Shafa - detikTravel
Minggu, 14 Feb 2016 15:10 WIB
Majukan Tanjung Lesung, Kemenpar Kejar Mutu SDM Setempat
Tanjung Lesung (Anggi Agistia/d'Traveler)
Banten -

Sebagai satu dari 10 destinasi percepatan pembangunan pariwisata, Tanjung Lesung perlu dikebut perkembangannya. Kemenpar pun mengejar dari sisi mutu sumber daya manusia.

Kementrian Pariwisata sedang mengebut untuk percepatan membangun Sumber Daya Manusia (SDM) pariwisata. Terutama Tanjung Lesung, Banten yang tidak lama lagi bakal menjadi Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata, dan tol Serang Tanjung Lesung bakal tuntas 2018.

"Satu dari 10 destinasi prioritas itu memang harus ngebut, melatih hospitality, dan segala problematikanya," ujar Menpar Arief Yahya dalam rilis yang diterima detikTravel, Minggu (14/2/2016).
Β 
Selain terus berjuang mensinergikan dengan kementerian dan lembaga lain, juga harus berjuang menaikkan kapasitas tenaga kerja di sektor pariwisata. Mereka harus mumpuni, di tengah era yang dinamis bergerak, cepat berubah yang mempengaruhi budaya orang.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Ini yang harus diantisipasi, mencetak SDM berkualitas dan mumpuni di bidangnya," tegas Arief.

Menpar menyebutkan, targetkan dalam dua tahun ke depan SDM pariwisata Indonesia sudah mengalahkan Malaysia.

"Peluang untuk itu terbuka kok. Mengapa kalah? Kita saatnya menyalip di tikungan," tandasnya.
Β 
Deputi Bidang Pengembangan Kelembagaan Kepariwisataan Kementerian Pariwisata, Ahman Sya, Jumat 12 Februari 2016 lalu membuka Rapat Koordinasi Pemangku Kepentingan Kepariwisataan di Provinsi Banten. Ahman mengumpulkan seluruh stakeholder terkait untuk pembangunan Pariwisata di Banten.

Ahman membeberkan, tujuan acara tersebut adalah bagaimana membangun komitmen bersama untuk membangun dan berpartisipasi dalam meningkatkan Pariwisata di Banten.

"Semua hadir sangat pro aktif, banyak pengetahuan yang didapat. Narasumber juga sangat kredibel, saya yakin akan banyak action yang dilakukan setelah ini, akan ada langkah konkrit yang dibuat setelah ini," katanya.

Dalam acara tersebut, hadir 200 orang, selain itu hadir juga para pembicara yakni Rektor Untirta Sholeh Hidayat, PT Banten West Java Tourism Devolepment Kunto Wijoyo, Kadispar Banten Opar Sohari dan Forum Kewirausahaan Pemuda Provinsi Banten Ibzillah serta dari pihak media adalah Radar Banten yang diwakili oleh Supriyono.

"Demi mewujudkan langkah konkrit tersebut dan SDM-nya siap untuk menunjang ekonomi Tanjung Lesung dan Banten, kami juga melakukan penandatanganan kesepakatan bersama dengan tertulis dan ditandatangani tertulis, untuk membangun Pariwisata Banten," ujarnya.

Ahman juga membeberkan, dimaksimalkannya Tanjung Lesung dan Banten juga berdasarkan perintah Presiden Joko Widodo. Presiden meminta 10 destinasi di Indonesia dipercepat pembangunannya oleh Kementerian Pariwisata. Oleh karena itu, Jokowi meminta Menteri Pariwisata Arief Yahya mengoptimalkan 10 destinasi wisata prioritas, Toba, Tanjung Kelayang Belitung, Tanjung Lesung Banten, Kep Seribu DKI, Borobudur Jateng-DIY, Bromo Jatim, Mandalika Lombok, Labuhan Bajo NTT, dan Morotai Malut.

"Tiap daerah problem SDM nya selalu beda, dipengaruhi oleh budaya dan alam," pungkasnya.

(shf/shf)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads