4 Cara Kemenpar Datangkan Turis ke Indonesia

Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

4 Cara Kemenpar Datangkan Turis ke Indonesia

Wahyu Setyo Widodo - detikTravel
Senin, 15 Feb 2016 17:10 WIB
4 Cara Kemenpar Datangkan Turis ke Indonesia
Suasana media gathering di Gedung Sapta Pesona (Wahyu/detikTravel)
Jakarta - Target 20 Juta wisman di tahun 2019 telah ditetapkan Kementerian Pariwisata. Aneka kegiatan pemasaran dan promosi ke pasar mancanegara pun gencar diawal tahun 2016 dengan 4 cara.

"Promosi di kawasan Asia Pasifik akan diberikan bobot utama, sebagai sasaran pengembangan pemasaran mancanegara, di dalamnya pasar The Greater China diberikan fokus utama," ujar I Gde Pitana, Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran Pariwisata Mancanegara Kementerian Pariwisata kepada wartawan di Ruang Rapat Lantai 17 Gedung Sapta Pesona Kemenpar, Senin (15/2/2016).

Dalam acara Media Gathering tersebut, I Gde Pitana menjelaskan setidaknya ada 4 cara yang dilakukan oleh Kemenpar untuk pasar mancanegara yaitu Pameran, Misi Penjualan (direct selling), Festival (untuk awareness), hingga kegiatan Fam Trip.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sepanjang kuartal pertama 2016, dari bulan Januari hingga Maret, sudah ada banyak event wisata yang telah dan akan diikuti Kemenpar untuk mempromosikan pariwisata Indonesia. Event itu antara lain Pameran Wisata di Mumbai, Perth, dan IITM di Kalkuta.

Pameran wisata minat khusus dan MICE juga siap diikuti di Tokyo, selain itu ada pameran AIME Melbourne, China Wedding Expo, Shanghai, Outbound Travel Mart (OTM) Mumbai, hingga International Luxury Travel Market di Tokyo.

Sementara itu untuk misi penjualan dilakukan ke India (Chennai dan Mumbai), Korsel (Suwon dan Seoul), serta penjualan paket ekotourism ke Perth, paket wisata Golf ke Jepang (Osaka, Nagoya, dan Tokyo) dan juga paket wisata diving ke China (Shanghai, Chongqing, dan Tianjin).

Aneka festival juga diikuti untuk mempromosikan pariwisata Indonesia, antara lain: World Cultural Festival di New Delhi, India, Pasifika Festival di Auckland, Selandia Baru, Jeongwok Daeborum Festival di Korsel dan juga Hongkong Flower Show.

Anggaran promosi untuk tahun ini pun sudah siap untuk digelontorkan. Dari Rp 4 Triliun dana promosi, sekitar Rp 3 Triliun untuk promosi ke pasar mancanegara, sementara Rp 1 Triliun sisanya untuk promosi ke pasar domestik.

Dengan anggaran promosi besar dan banyaknya event promosi wisata yang diikuti, target 20 juta wisman tahun 2019 dirasa sangat realistis untuk tercapai.

"Kami semua yakin, angka 20 juta itu akan tercapai. Tahun lalu saja Thailand bisa 28,5 Juta, padahal potensi sumber daya alam kita jauh lebih indah. Adanya dukungan dari pemerintah berupa political will kebijakan bebas visa, kami optimis ini bisakita capai," tutup Pitana.

(rdy/rdy)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads