SITA, sebuah perusahaan komunikasi dan teknologi informasi transportasi udara, meluncurkan robot yang bisa membantu traveler di bandara untuk membawa koper yang akan diletakkan di bagasi. Minggu ini, traveler yang penasaran dengan robot tersebut bisa melihatnya beroperasi di Geneva Airport, Swiss.
Ditengok dari situs resmi SITA, Jumat (20/5/2016), robot tersebut diberi nama Leo yang terinspirasi dari Leonardo da Vinci. Leo merupakan robot otonom dan mampu bergerak sendiri. Ada tempat untuk tas yang besar, cukup untuk menampung sekitar dua koper dengan berat maksimal 35 kg.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
(SITA/Youtube)
Setelah di-scan, ada kertas penanda berisi informasi rute penerbangan yang di print dan bisa ditempelkan ke koper. Tempelkan penanda tersebut dan letakkan tas di posisi yang benar.
Leo kemudian akan membawakan koper tersebut ke lokasi baggage handling, di mana koper akan disatukan dengan koper penumpang lain yang tujuannya sama dan ditaruh ke bagasi pesawat.
Dengan begitu, traveler tak perlu repot menggeret koper yang berat di dalam bandara. Traveler yang sudah check in online bisa langsung menuju pintu keberangkatan tanpa harus antre lagi di konter check in untuk menyerahkan bagasi.
(SITA/Youtube)
(krn/fay)










































