Pada tahun 2012 lalu, Katy Collins (30) yang berasal dari Inggris telah mengalami salah satu titik balik dalam hidupnya setelah diputuskan oleh tunangan tercinta. Lantas ia pun tidak berdiam diri terlalu lama dan move on dengan cara keliling dunia.
Katy pun resign dari pekerjaannya, termasuk menjual rumah dan harta bendanya untuk membiayainya traveling. Rasa sakit hati yang diterimanya pun ia salurkan dengan traveling.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Katy yang solo traveling dan move on (@notwedordead/Instagram)
Ia pun telah memanjat gunung api di Chile, melakukan skydiving di Prancis, tidur di hutan Thailand, trekking di Himalaya hingga singgah ke Taj Mahal di India. Gaya traveling solo pun membuat kisah perjalanan Katy sangat menarik untuk disimak.
Selain menuliskan cerita yang baik dan positif, Katy juga mengaku bahwa ia sempat menjadi negatif dan menghabiskan waktu untuk pesta dan minuman keras untuk melupakan sakit hatinya. Tapi hal tersebut telah dilewatinya dan menjadi proses untuk mendewasakan diri.
"Satu-satunya cara untuk mengambil kendali dari apa yang direbut darimu adalah dengan bangun dan sadari bahwa Anda adalah pribadi yang kuat. Anda begitu berharga dan layak untuk hidup maksimal dan bahagia,' terang Katy seperti diberitakan media The Sun.
Katy di Australia (@notwedordead/Instagram)
Dalam salah satu cerita di blognya, Katy juga menuliskan bahwa ia telah memaafkan sang mantan tunangan, Thomas Soutter. Perjalanan yang dijalaninya pun berhasil membuatnya move on dari luka lama.
"Saya memaafkan mantan saya atas apa yang dia lakukan. Saya juga memaafkan diriku atas keputusan di masa lalu yang telah saya ambil. Saya adalah bukti dari itu," ujar Katy.
Tak lupa juga Katy menuliskan berbagai tips menarik. Misalnya saja tentang bagaimana traveling dapat mengobati hati yang terluka, dan banyak lainnya.
Tapi tidak hanya berhasil move on dan menulis kisah perjalanan di blog pribadinya. Katy juga menulis seri buku perjalanan berjudul The Lonely Hearts Travel Club yang didasari atas kisah hidupnya.
Sekiranya kisah yang dialami Katy dapat menginspirasi para traveler wanita yang mungkin mengalami cerita serupa. Bahwa diputus tunangan atau kekasih bukanlah akhir dari segala-galanya.
(wsw/rdy)











































Komentar Terbanyak
Viral Bule Inggris Menangis Lihat Sampah, Bukit Pergasingan Langsung Ditutup
Viral Sawah Bergaya Sabana di Prambanan, Petani Protes Lahan Jadi Tempat Bikin Konten
Gara-gara Protes Penerbangan Delay, Warga 62 Ditahan Polisi KLIA