Saat kena delay, tidak jarang traveler emosi dan berbuat aneh. Seorang turis China kena delay hampir satu hari dan marah besar. Ia pun sampai mengaku membawa bom.
Kejadian itu pun ramai diberitakan oleh media lokal Shanghaiist dan media Inggris Daily Mail. Dikumpulkan detikTravel dari berbagai sumber, Selasa (7/6/2016), media Daily Mail memberitakan peristiwanya yang terjadi di Bandara Beijing pada Kamis pekan lalu (2/6)
Kronologisnya, seorang penumpang asal China yang tidak diketahui namanya dijadwalkan untuk terbang ke Beijing dari Bandara Taoyuan di hari Kamis dengan maskapai Air China dengan nomor penerbangan CA186. Namun karena faktor cuaca, pihak maskapai terpaksa melakukan delay untuk alasan keamanan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Yaitu dengan mengatakan bahwa ia membawa bom di tasnya sesaat sebelum pesawat berangkat. Atas ulahnya, ia pun segera digelandang pihak polisi dan diinterogasi.
Setelah dicek, ternyata pihak kepolisian sama sekali tidak menemukan adanya bom di pesawat maupun di tas turis tersebut. Rupanya pria itu hanya menggertak karena emosi akibat delay. Hingga kini masih belum jelas nasib pria tersebut.
Faktanya, cuaca buruk yang terjadi di Taiwan telah membuat lebih dari 30 ribu penerbangan terken delay hingga dibatalkan seperti diberitakan Shanghaiist. Ada-ada saja..
(rdy/rdy)












































Komentar Terbanyak
Kisah Siswa SD Viral di Salatiga, Piknik ke Jakarta Sewa Pesawat Garuda
Bule Australia Terlunta-lunta di Bali, Hidup di Bangunan Kosong-Kakinya Luka
Adzan Menggema di London, Ini Sudut Paling Menggetarkan Hati Muslim di Whitechapel