Kisah Miguel Gutierrez pun diangkat oleh situs CNN Travel dengan judul, 'Nomad barber: The world's most adventurous haircuts'. Dilihat detikTravel dari CNN Travel, Jumat (24/6/2016) Nomad barber merupakan nama beken yang dipakai oleh Gutierrez, yang diambil dari kata nomadic dan barber.
Gutierrez lahir di London dan kemudian pindah ke Liverpool, Inggris untuk mencari pekerjaan pada usia remaja. Dia pun tertarik untuk menjadi tukang cukur rambut. Waktu demi waktu, dia pindah-pindah dari satu barber shop ke barber shop lain, dari salon ke salon lain.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mencukur rambut orang di tempat wisata, ide baru yang menarik (Nomad Barber)
Yang membuatnya keren, Gutierrez tidak melakukan pekerjaannya di pinggir jalan atau di taman. Gutierrez bersama rekannya yang membawa kamera untuk mengabadikan perjalanannya, mencukur orang di destinasi wisata yang terkenal di negaranya.
Di Turki, dia pernah mencukur orang di Cappadocia dengan latar balon-balon udara yang berterbangan. Di Irlandia, Gutierrez mencukur orang di Giant's Causeway yang merupakan pantai unik dengan batu-batu yang tersusun rapi bagaikan batu blok. Di Dubai, dia mencukur orang di gurun pasir. Di Hong Kong, dia mencukur orang di atas rooftop rumah dengan latar gedung-gedung pencakar langit yang penuh cahaya di malam hari.
Gutierrez mencukur rambut orang di Giant's Causeway, Irlandia (Nomad Barber)
Mencukur rambut di gurun pasir, Dubai (Nomad Barber)
Mencukur di Kurdistan, kawasan konflik di Iran (Nomad Barber)
"Saya pernah mencukur orang di Kurdistan, Irak bagian utara. Kami harus melalui 12 pos pemeriksaan sebelum tiba di sana," kata Gutierrez.
Hingga kini, total sudah 30 negara dia kunjungi dari negara-negara di Eropa, Asia Tengah sampai Timur Tengah. Meski sudah punya barber shop sendiri di London dan Berlin, Gutierrez tampaknya sudah kecanduan dengan kegiatannya, traveling sambil mencukur orang-orang.
"Saya mau kembali ke Asia lagi, tapi ke Jepang, Korea, Thailand, Filipina. Juga ke Argentina dan Brasil, masih banyak tempat yang belum dikunjungi," katanya antusias.
Mencukur dengan latar gedung pencakar langit (Nomad Barber)
Dari perjalanannya juga, Gutierrez mengetahui bagaimana suatu kebiasan orang-orang di tiap negara sehabis mencukur rambut. Seperti katanya di India, dia melihat orang-orang yang habis mencukur rambut akan benar-benar pulang dengan santai. Tidak terburu-buru, benar-benar menikmati potongan rambutnya dan menghargai orang yang mencukurnya.
Mau lihat perjalanan Gutierrez, silakan tengok videonya di Youtube dengan nama Nomad Barber. Berikut salah satu cuplikannya:
(aff/aff)












































Komentar Terbanyak
Koster Tepis Bali Sepi, Wisman Naik, Domestiknya Saja yang Turun
Tangis Istri Pelatih Valencia Pecah, Suasana Doa Bersama Jadi Penuh Haru
Sebelum Bikin Patung Macan Putih Gemoy, Seniman di Kediri Sempat Mimpi Aneh