Dari rilis Kementerian Pariwisata yang diterima detikTravel, Selasa (2/8/2016) Tomohon International Flower Festival (TIFF) 2016 akan berlangsung pada tanggal 8 sampai 12 Agustus. Festival berskala internasional ini akan menampilkan parade mobil berhiaskan bunga, festival seni dan budaya serta hiburan musik.
"Saya senang, laporan tahun 2016 ini, lebih banyak negara yang ikut dalam arak-arakan acara festival bunga Tomohon," kata Menteri Pariwisata Arief Yahya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jangan lupa up load di media sosial, promosikan keindahan Tomohon, fotoΒ-foto, video dan destinasi wisata yang ada," imbuh Arief.
Kota Tomohon berada di 22 km dari Manado, ibukota Provinsi Sulawesi Utara. Kondisi tanah yang subur dan udara yang sejuk membuatnya cocok untuk membudidayakan berbagai jenis bunga dan sayuran.Kota ini dikenal sebagai penghasil bunga. Saat musim bunga bermekaran tiba maka di sinilah tempat bungaΒ-bunga indah bermekaran bahkan taman di rumah penduduk lokal dapat turut traveler nikmati.
Untuk rangkaian acara Tomohon International Flower Festival, setiap harinya berlangsung acara-acara menarik. Seperti Tournament of Flowers dan Flower Fashion Carnival, Festival Kuliner dan Festival Budaya.
Wakil Walikota Tomohon, Syerly Sompotan mengatakan perhelatan nanti diharapkan menjadi ajang yang efektif dan efisien dalam memperkenalkan dan mempromosikan potensi pariwisata Kota Tomohon beserta industri pendukungnya. Serta, dapat memberikan inspirasi dan motivasi bagi masyarakat terkait usaha ekonomi kreatif yang dapat meningkatkan kesejahteraan melalui tumbuhnya usaha pariwisata dan ekonomi kreatif.
"Pelaksanaan TIFF merupakan strategi dan upaya Pemerintah Kota Tomohon untuk lebih memantapkan image Kota Tomohon sebagai Kota Bunga sekaligus destinasi unggulan tujuan wisata Indonesia," ujarnya. (aff/aff)












































Komentar Terbanyak
Wanita Palembang Nekat Nyamar Jadi Pramugari, Batik Air Buka Suara
Koster Tepis Bali Sepi, Wisman Naik, Domestiknya Saja yang Turun
Melawai Plaza: Markas Perhiasan Jakarta yang Melegenda Itu Tak Lagi Sama